REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kota Banjarbaru resmi dikukuhkan dan dilantik untuk periode 2025–2030 dalam sebuah acara yang digelar di Aula Linggangan Intan Kantor DPRD Kota Banjarbaru, Sabtu (1/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.15 hingga 11.50 WITA tersebut dihadiri sekitar 40 orang, terdiri dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, organisasi pertanian, serta pengurus dan anggota Tani Merdeka Indonesia.
Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia Nomor 222/SK-DPN/TANIMERDEKA/VII/2025 tentang Susunan Kepengurusan DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2025–2030.
Hadir mewakili Wali Kota Banjarbaru, Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik H. Marhain Rahman, S.Sos., M.AP. Turut hadir Kasat Intelkam Polres Banjarbaru AKP Indra Wahyu Wibowo, S.H., M.M., perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru Rusmilawati, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan Alin Wijaya, serta Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarbaru Hj. Neni Hendriyawaty, S.E.
Acara diawali dengan pembukaan, penampilan tarian daerah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tani Merdeka, dilanjutkan laporan ketua panitia Musyarofah, S.Ag. Prosesi pelantikan kemudian dilaksanakan, disusul penyerahan Surat Keputusan oleh Ketua DPW TMI Kalimantan Selatan Alin Wijaya kepada Ketua DPD TMI Kota Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Banjarbaru, Neni Hendriyawaty, S.E., menegaskan bahwa Tani Merdeka lahir dari kesadaran bahwa petani merupakan pilar penting bangsa.
“Tani Merdeka bukan sekadar organisasi, tetapi wadah untuk membantu petani agar mampu berdiri mandiri, termasuk mendorong petani agar melek teknologi dan mampu memanfaatkan inovasi pertanian modern,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Kalimantan Selatan Alin Wijaya menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan amanah dan tanggung jawab besar bagi seluruh pengurus.
Ia juga menyampaikan salam dari Prabowo Subianto dan menegaskan bahwa Tani Merdeka Indonesia hadir sebagai mitra strategis dalam mendorong kesejahteraan petani dan swasembada pangan nasional.
“Banjarbaru meskipun dikenal sebagai kota modern, memiliki peran strategis sebagai penyangga pangan provinsi. Karena itu, pengurus Tani Merdeka harus aktif turun ke lapangan, mendengar langsung aspirasi petani, bukan hanya aktif di media sosial,” tegasnya.
Sambutan Wali Kota Banjarbaru yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik H. Marhain Rahman menyampaikan apresiasi atas keberadaan Tani Merdeka Indonesia sebagai mitra pemerintah daerah dalam mewujudkan kedaulatan pangan.
“Pelantikan ini merupakan amanah untuk memperjuangkan harkat dan martabat petani. Saya berharap Tani Merdeka Indonesia mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara petani dan pemerintah serta fokus pada inovasi dan teknologi pertanian berkelanjutan,” ujarnya.
Tani Merdeka Indonesia merupakan organisasi relawan yang berfokus pada pembinaan dan pendampingan petani guna mewujudkan petani yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi, sekaligus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan dan swasembada pangan nasional.



