REDAKSI8.COM, BANJAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banjar menggelar basyukuran Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Banjar, Jalan PU, Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, ini tidak sekadar menjadi ajang memperingati perjalanan 28 tahun PKB.


Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat silaturahmi, konsolidasi organisasi, serta mendekatkan keberadaan PKB dengan masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Maulid Al Habsyi. Selanjutnya, dilakukan peresmian Sekretariat DPC PKB Kabupaten Banjar sebagai Majelis Ta’lim, Dzikir dan Sholawat Sabilal Muhtadin.
Majelis tersebut secara resmi dibuka oleh Dewan Syuro DPW PKB Kalimantan Selatan, KH Syamsul Bahri Ardhi.
Suasana kegiatan semakin khidmat dengan pembacaan Manaqib Siti Khadijatul Kubra yang disampaikan Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Banjar, KH Barmawi.
Peresmian Majelis Ta’lim Sabilal Muhtadin menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian Harlah ke-28 PKB. Majelis ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara kader PKB dengan masyarakat.
Ketua DPC PKB Kabupaten Banjar, M Zaini, mengatakan pembentukan majelis ta’lim tersebut merupakan bagian dari upaya PKB untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Menurutnya, PKB tidak hanya hadir sebagai partai politik, tetapi juga ingin memperkuat nilai-nilai keagamaan dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah.
M Zaini menyebut, nama Sabilal Muhtadin juga memiliki makna khusus karena berkaitan dengan gagasan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kalampayan.
Ia berharap kegiatan pengajian dan majelis ta’lim yang dibina serta didukung PKB tersebut dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Selain menjadi rangkaian Harlah, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur setelah selesainya pelantikan kepengurusan DPC PKB Kabupaten Banjar.
M Zaini berharap di usia ke-28, PKB semakin besar, semakin bermanfaat bagi masyarakat, serta mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
“Semoga PKB semakin besar dan semakin berguna bagi negara dan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB Provinsi Kalimantan Selatan, Hilyah Aulia, mengatakan Harlah ke-28 menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan PKB yang telah memasuki usia cukup matang.
Menurutnya, usia 28 tahun menjadi fase penting bagi PKB untuk semakin memperkuat kebersamaan seluruh kader dan struktur partai.
Ia menekankan, kader PKB harus mampu hadir bersama masyarakat di berbagai tempat serta memperjuangkan aspirasi yang disampaikan masyarakat.
“Seluruh kader PKB harus hadir bersama masyarakat di mana pun berada dan bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.
Khusus di Kabupaten Banjar, Hilyah berharap struktur PKB semakin solid, terutama dalam membangun komunikasi dan kebersamaan dengan pengurus di tingkat ranting.

Ia juga menyebut pembentukan Majelis Ta’lim Sabilal Muhtadin menjadi langkah baru karena untuk pertama kalinya DPC PKB membentuk majelis ta’lim sebagai bagian dari kegiatan organisasi di Kabupaten Banjar.
Hilyah berharap keberadaan majelis tersebut dapat berkembang dan semakin memperkuat kedekatan PKB dengan masyarakat.
Di sisi lain, Dewan Syuro DPW PKB Kalimantan Selatan, KH Syamsul Bahri Ardhi, mengapresiasi gagasan DPC PKB Kabupaten Banjar yang membentuk Majelis Ta’lim Sabilal Muhtadin.
Menurutnya, gagasan tersebut merupakan inisiatif Ketua DPC PKB Kabupaten Banjar dan mendapat dukungan dari jajaran DPW.
Ia menilai, keberadaan majelis ta’lim dapat menjadi sarana untuk memperkuat kegiatan keagamaan sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara PKB dan masyarakat.
Selain kegiatan keagamaan dan basyukuran, Harlah ke-28 PKB di Kabupaten Banjar juga dirangkai dengan agenda konsolidasi organisasi.
Pengurus PAC dan ranting se-Kabupaten Banjar mengikuti rapat koordinasi untuk memperkuat komunikasi internal, menyatukan langkah, serta memastikan program dan agenda kepartaian dapat berjalan hingga tingkat bawah.
Konsolidasi ini dinilai penting karena kekuatan organisasi tidak hanya berada di tingkat DPC, tetapi juga bergantung pada soliditas struktur hingga PAC dan ranting.
Sebelumnya, DPC PKB Kabupaten Banjar juga telah menggelar sejumlah kegiatan dalam rangka Road to Harlah ke-28 PKB, salah satunya turnamen catur cepat yang melibatkan masyarakat umum.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan Harlah ke-28 PKB di Kabupaten Banjar tidak hanya berorientasi pada seremoni internal partai.
Lebih dari itu, momentum ini diarahkan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan sosial, olahraga, keagamaan, sekaligus konsolidasi organisasi.
Dengan bertambahnya usia, PKB Kabupaten Banjar berharap seluruh kader dan struktur partai semakin solid, mampu menjaga komunikasi dengan masyarakat, serta terus memperjuangkan aspirasi warga dalam berbagai agenda pembangunan dan kehidupan bermasyarakat.
Harlah ke-28 pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen PKB agar keberadaan partai tidak hanya terasa dalam kontestasi politik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.



