REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Semangat pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi daerah mewarnai pelantikan Badan Semi Otonom (BSO) Womenpreneur HIPMI BPD Kalimantan Selatan, di Hotel Grand Maya by Artotel, Banjarbaru pada Jumat (16/5/2026).
Pelantikan kepengurusan periode terbaru ini sebagai tonggak baru dalam memperluas ruang kontribusi perempuan pengusaha di Kalimantan Selatan.
Momentum penting itu sekaligus ditujukan demi memperkuat peran perempuan pengusaha dalam pembangunan ekonomi daerah serta mendorong terciptanya ekosistem kewirausahaan perempuan yang inklusif, progresif, sehat, kolaboratif dan berkelanjutan.
Dalam prosesi tersebut, jajaran pengurus inti Womenpreneur HIPMI BPD Kalimantan Selatan resmi dilantik untuk menakhodai organisasi.
Posisi Ketua Umum kini diamanahkan kepada Sistia Raisanty, SM., M.I.Kom., MM., CPS, CDM, seorang Master Trainer Public Speaking dan CEO AS Academy yang merupakan Pusat Pelatihan dan Sertifikasi Profesi Indonesia.
Sistia tak sendiri, ia didampingi oleh Cici Asmawaty, SE., M.IP., MM yang menjabat sebagai Sekretaris Umum sekaligus merupakan CEO Duta Grooming dan Personal Colour Analysis.
Sementara itu, posisi Bendahara Umum diisi oleh Asniatul Jamilah, S.Pd., MM yang dikenal sebagai pemilik dari Mels by Memel dan Headspa by Mellanie.
Setelah resmi dilantik, bagi Ketua Umum Womenpreneur HIPMI BPD Kalimantan Selatan Sistia Raisanty, perempuan memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi apabila diberikan ruang serta dukungan yang tepat.
Melalui wadah ini, ia ingin perempuan pengusaha dapat saling mendukung untuk mencapai level yang lebih tinggi.
“Womenpreneur HIPMI bukan hanya tentang membangun bisnis, tetapi tentang membangun perempuan yang percaya diri, mandiri, visioner, dan mampu menciptakan dampak. Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang saling menguatkan agar perempuan pengusaha di Kalimantan Selatan dapat naik kelas dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” terang Sistia.

Kemudian, pandangannya terhadap peran strategis perempuan, yakin bisa membawa perubahan yang positif di tengah dinamika ekonomi sekarang.
Organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah yang aman dan suportif bagi seluruh anggotanya supaya bisa melangkah bersama menghadapi persaingan global yang semakin ketat.
“Kami percaya perempuan bukan hanya mampu menjadi pelaku usaha, tetapi juga penggerak perubahan. Womenpreneur HIPMI hadir untuk memperkuat kapasitas perempuan agar lebih percaya diri, adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis,” ungkap Sistia Raisanty.
Lebih jauh kepada Redaksi8.com, esensi utama dari kehadiran kepengurusan baru itu untuk membentuk sebuah ekosistem yang solid dan inklusif.
Pun, pelantikan dinilai sebagai langkah nyata dan strategis dalam mendukung penuh pemberdayaan perempuan di sektor kewirausahaan secara menyeluruh.
“Kami ingin Womenpreneur HIPMI menjadi ruang tumbuh bersama bagi perempuan-perempuan hebat di Kalimantan Selatan. Perempuan harus berani bermimpi besar, membangun usaha yang berdampak, dan saling mendukung agar dapat tumbuh bersama dalam ekosistem yang sehat dan kuat,” pungkasnya.
Sekadar informasi, Womenpreneur HIPMI hadir sebagai wadah pemberdayaan perempuan pengusaha yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis semata.
Organisasi tersebut berkomitmen menghadirkan program-program strategis yang berdampak langsung bagi perempuan pelaku usaha melalui penguatan kapasitas, kolaborasi lintas sektor, edukasi, pengembangan jejaring bisnis, hingga membuka akses permodalan yang lebih luas.
Melalui komitmen tersebut, pelantikan ini menjadi simbol semangat baru bagi perempuan pengusaha di Kalimantan Selatan dalam menghadapi tantangan dunia bisnis modern.



