REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru merekomendasikan relokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Landasan Ulin Utara 2 di Jalan Kurnia.
Rekomendasi itu muncul setelah aktivitas disana dinilai tidak layak dan memicu pencemaran lingkungan bagi warga setempat.

Hal tersebut dihasilkan dalam rapat koordinasi yang melibatkan DPRD, Koordinator Wilayah (Korwil), pihak Kecamatan dan Kelurahan, serta masyarakat terdampak limbah cair dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru Ririk Sumari Restuningtyas mengatakan, dalam rapat disepakati dua langkah utama, yakni mediasi dengan warga terdampak serta relokasi dapur ke lokasi yang lebih layak.
“Pertama, kita meminta teman-teman dari Kecamatan dan juga Kelurahan untuk melakukan mediasi antara masyarakat terdampak dengan pemilik dapur. Bentuk kesepakatannya seperti apa, itu kita serahkan kepada masyarakat, dapur, serta pihak Kelurahan,” ujarnya, Selasa (3/2/26).
Kemudian, hasil mediasi itu nantinya akan disampaikan kepada Komisi I DPRD Banjarbaru sebagai bahan evaluasi lanjutan.
Selain persoalan dampak lingkungan, DPRD menilai kondisi dan lokasi dapur SPPG yang ada sekarang tidak mendukung aktivitas pengelolaan makanan dalam skala besar.
“Kalau kita lihat dengan kondisi yang ada, bahkan secara kasat mata, tempat ini tidak cocok dan tidak layak untuk pengelolaan makanan skala besar,” katanya.
Atas pertimbangan tersebut, DPRD Banjarbaru merekomendasikan relokasi dapur SPPG di Jalan Kurnia, dengan ketentuan tetap berada di wilayah Kecamatan Liang Anggang.
“Kita menyepakati dan menyimpulkan untuk memberikan rekomendasi relokasi dapur SPPG Kurnia ini, dengan ketentuan relokasinya masih dalam satu wilayah kecamatan,” tegasnya.
Ririk menegaskan, relokasi dilakukan secara bertahap, mengingat pihak mitra membutuhkan waktu untuk kesiapan anggaran dan pencarian lokasi baru.
“Intinya direlokasi, tapi berproses. Tidak serta-merta dipindah, mereka diberi waktu untuk mencari tempat yang sesuai, dengan ketentuan masih di wilayah Kecamatan Liang Anggang,” tuntasnya.



