REDAKSI8.COM, BANJAR – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar menggelar Lomba Ikan Hias Cupang dan Lomba Taman Hias Anggrek, yang berlangsung meriah di Gedung Serbaguna Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan ini disambut antusias ratusan peserta dan pengunjung. Pada lomba ikan hias cupang yang rutin digelar setiap tahun oleh DKPP Kabupaten Banjar, tercatat diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas, pembudidaya, pelaku usaha hingga masyarakat umum. Sementara itu, lomba taman hias anggrek yang untuk pertama kalinya digelar diikuti oleh sekitar 40 peserta dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan perwakilan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan dua momentum nasional, yakni Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-12 yang diperingati pada 21 November, serta menyongsong Hari Nusantara pada 13 Desember mendatang.
“Kabupaten Banjar dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang luar biasa, khususnya di sektor perikanan. Perairan kita merupakan habitat berbagai spesies ikan bernilai tinggi seperti Arwana Super Red (Siluk Merah), Ikan Jalai (Channa marulioides), hingga Cupang Alam (Betta enisae),” ungkapnya.

Menurut Sipli, lomba ikan hias cupang tidak sekadar ajang adu keindahan, namun memiliki nilai strategis dari berbagai aspek. Dari sisi ekonomi, ikan hias kini berkembang menjadi industri kreatif yang menjanjikan, dapat dimulai dari skala rumahan dengan modal terbatas, bahkan berpotensi menembus pasar ekspor. Dari sisi psikologis, memelihara ikan hias terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan membantu menjaga kesehatan mental. Sementara dari aspek konservasi, kegiatan budidaya ikan hias turut mengurangi eksploitasi penangkapan ikan dari alam liar sehingga kelestarian populasi tetap terjaga.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat berbasis hobi dan potensi lokal,” jelasnya.
Selain lomba ikan hias, pada kesempatan yang sama juga digelar Lomba Tanaman Hias Anggrek yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten Banjar. Kolaborasi dua dinas ini dinilai menjadi simbol sinergi sektor pertanian dan perikanan dalam menggerakkan ekonomi kreatif daerah.
Jenis anggrek yang dilombakan meliputi Anggrek Bulan (Phalaenopsis) dan Anggrek Dendrobium. Anggrek Bulan yang dikenal sebagai “Puspa Pesona” Indonesia memiliki nilai filosofis tentang keindahan dan kesabaran, dengan proses mekar yang membutuhkan ketekunan. Sementara Anggrek Dendrobium dikenal adaptif, rajin berbunga, serta memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai komoditas bunga potong karena daya tahannya yang baik serta variasi warnanya yang beragam.

Sipli berharap, kegiatan ini mampu memotivasi para penggiat tanaman hias dan pembudidaya agar terus meningkatkan kualitas produksi sehingga mampu bersaing di pasar nasional.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Hamdani, menyampaikan bahwa lomba ini merupakan hasil kolaborasi DKPP Kabupaten Banjar dengan Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, sekaligus menjadi ajang promosi potensi perikanan dan pertanian nonkonsumsi yang memiliki prospek ekonomi menjanjikan.
“Peserta lomba ikan hias diikuti oleh komunitas, pembisnis, penggiat ikan hias, serta masyarakat umum, sedangkan lomba tanaman hias anggrek diikuti oleh perwakilan 20 kecamatan dan beberapa SKPD di Kabupaten Banjar. Semuanya berkompetisi secara positif,” jelasnya.
Dalam rangkaian kegiatan ini, panitia juga menghadirkan stan produk olahan hasil perikanan serta produk UMKM pertanian, yang diharapkan mampu memperluas promosi dan membuka peluang pasar bagi pelaku usaha lokal.
Hamdani juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Banjar beserta jajaran, pimpinan SKPD, serta pihak Kecamatan Indrasari yang telah mendukung dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Acara ditutup dengan sambutan Bupati Banjar sekaligus pembukaan lomba secara resmi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap tercipta wadah silaturahmi, pertukaran pengetahuan, serta terbukanya jejaring bisnis baru bagi pembudidaya, pelaku UMKM, dan masyarakat Kabupaten Banjar.



