REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Warga Jalan Ahmad Yani Kilometer 21, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, digegerkan dengan penemuan jasad seorang laki-laki di teras Masjid Sulaiman, Senin (26/1/26) siang.
Korban ditemukan sekitar pukul 13.28 Wita atau seusai salat zuhur, tepatnya di area tangga toilet masjid yang berada di samping Mini Market Mandala Liang Anggang.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke relawan dan pihak kepolisian.
Relawan emergency Maraju Al Ihsan, Muhammad Hafiz mengatakan, korban pertama kali ditemukan dalam posisi terbaring di area masjid.
“Jenis kelaminnya laki-laki, kondisi awal ditemukan korban dalam posisi berbaring tapi miring ke kanan,” ujarnya.
Melihat kondisi korban yang sudah tidak bergerak, relawan kemudian menghubungi Tim Inafis Polres Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Terbujur kaku pas sudah dibalik oleh Tim Inafis tadi, korban dalam keadaan kaku. Kemungkinan korban lagi istirahat di masjid sana, soalnya kan pakaian-pakaian itu ada di dalam kantong kresek,” jelasnya
Usai dilakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban dievakuasi ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Idaman Banjarbaru untuk keperluan visum.
Sementara itu, Kaur Inafis Polres Banjarbaru, Bripka Aulia Rahman mengungkap, hasil identifikasi awal menunjukkan identitas korban telah diketahui.
“Dan di TKP juga kami temukan ada satu lembar kartu keluarga yang mana di dalamnya terdapat nama Sutrisno. Jadi antara sidik jari dengan barang bukti satu lembar kartu keluarga yang ada di TKP tadi cocok,” ucapnya.
Berdasarkan data kartu keluarga, korban diketahui bernama Sutrisno (42), warga Landasan Ulin. Namun, dari keterangan warga setempat, korban disebut tidak lagi memiliki keluarga dan hidup berpindah-pindah.
“Jadi korban bisa kita bilang adalah seorang tunawisma yang menurut keterangan para warga hidupnya gelandangan kesana kemari,” sebutnya.
Pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat sakit, melihat kondisi fisik korban yang sangat kurus saat ditemukan.
“Korban sudah sangat kurus jadi perutnya pun seperti busung lapar, seperti tinggal tulang aja lagi. Dari olah TKP pun kita temukan ada keluar cairan, ada keluar air kecing dari kelaminnya dan ada keluar kotoran dari belakang duburnya,” tuturnya.
Ia menegaskan, dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sementara perkiraan waktu kematian korban diperkirakan masih relatif baru.
“Karena saat kita olah TKP tadi, waktu kami pegang itu tubuhnya masih ada rasa hangat-hangat sedikit jadi perkiraan masih kurang lebih 1 sampai 2 jam,” tutupnya.



