REDAKSI8.COM, BANJAR – Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak menyelimuti Balai Rakyat Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, pada Rabu (8/11/2025). Masyarakat petani setempat menggelar Syukuran Selamatan Padang, sebuah tradisi tahunan yang menjadi simbol rasa syukur atas hasil panen yang melimpah sekaligus doa agar lahan pertanian tetap subur dan makmur di musim berikutnya.
Kegiatan adat yang sarat nilai kebersamaan ini turut dihadiri Danpos Martapura Barat Koramil 1006-06/Martapura, Sertu Kohar, yang hadir mewakili jajaran Kodim 1006/Banjar. Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan menjaga keharmonisan sosial di wilayah pedesaan.
Tradisi Selamatan Padang sudah turun-temurun dilakukan oleh masyarakat Desa Sungai Batang. Dalam ritualnya, warga berkumpul membawa hasil bumi seperti padi, sayur, dan buah-buahan, yang disusun dan dipanjatkan doa bersama sebagai tanda syukur kepada Allah SWT atas hasil panen yang diberikan.
Tak hanya doa bersama, kegiatan juga diisi dengan ramah tamah, makan bersama, dan saling berbagi cerita antarpetani. Suasana kekeluargaan begitu terasa, memperlihatkan kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat agraris Banjar.
Kegiatan Syukuran Selamatan Padang turut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Martapura Barat, Koramil 1006-06/Martapura, Pemerintah Desa Sungai Batang, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ratusan warga petani dari berbagai RT di desa tersebut.
Dalam sambutannya, Sertu Kohar menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Desa Sungai Batang yang mampu menjaga tradisi dan kebersamaan di tengah perkembangan zaman. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga ketahanan pangan nasional yang dimulai dari desa.
“Tradisi seperti ini bukan hanya bentuk rasa syukur, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara aparat teritorial dan masyarakat. Melalui gotong royong dan kerja sama, kita dapat menjaga keamanan wilayah serta mendorong ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten Banjar mengungkapkan rasa syukur atas hasil panen yang menggembirakan di wilayah Martapura Barat tahun ini. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan produktivitas lahan melalui inovasi pertanian ramah lingkungan.
Pemerintah desa pun berharap, kegiatan seperti Selamatan Padang tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga momentum memperkuat semangat kolektif dalam mengelola pertanian agar lebih modern dan produktif tanpa meninggalkan kearifan lokal.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, dilanjutkan dengan makan bersama seluruh undangan dan warga. Aroma masakan tradisional Banjar yang menggoda berpadu dengan tawa dan canda warga yang menandai kegembiraan hasil panen tahun ini.
Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif, mencerminkan kuatnya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat TNI dalam menjaga persatuan serta kesejahteraan di wilayah Kabupaten Banjar.
PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK
Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...



