REDAKSI8.COM, BANJAR – Upaya mendukung program nasional Perluasan Areal Tanam (PAT) terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Banjar. Melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Beruntung Baru, monitoring Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dilaksanakan di Desa Tambak Padi, Kecamatan Beruntung Baru, Senin (22/12/2025).
Kehadiran program CSR di wilayah ini tidak sekadar menambah luasan lahan pertanian, namun menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian lokal. Hamparan sawah yang dahulu belum tergarap kini berubah menjadi bentang hijau yang menjanjikan harapan baru bagi petani.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat, Kecamatan Beruntung Baru optimistis tumbuh sebagai lumbung pangan andalan penopang kebutuhan beras di Kabupaten Banjar.
Monitoring yang dilakukan Distan Banjar menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan pengelolaan lahan CSR berjalan optimal hingga masa panen. Pengawasan berkelanjutan ini sekaligus bertujuan menjaga produktivitas sawah agar tidak bersifat sesaat, melainkan menjadi aset pertanian produktif jangka panjang yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar peninjauan teknis, kegiatan monitoring ini juga berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan petani. Aspirasi, kendala di lapangan, hingga kebutuhan petani diserap langsung agar pelaksanaan program CSR benar-benar menjawab tantangan nyata dan menjadi pondasi kuat bagi ketahanan pangan daerah yang mandiri.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Warsita hadir langsung memimpin monitoring, didampingi Koordinator Balai, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) BPP Beruntung Baru, serta petani setempat.
Ia menyaksikan langsung hamparan padi yang tumbuh subur menghijau, menandai keberhasilan transformasi lahan CSR menjadi persawahan produktif.
Dengan nada penuh syukur, Warsita mengungkapkan kebahagiaannya atas progres yang dicapai.
“Program Cetak Sawah Rakyat ini sudah mulai membuahkan hasil. Padi tumbuh subur dan sistem pintu air berfungsi dengan baik untuk mendukung pengairan sawah,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan CSR di Desa Tambak Padi dapat menjadi contoh pengembangan pertanian berkelanjutan di wilayah lain, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Banjar.
PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK
Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...



