REDAKSI8.COM, BANJAR – Pondok pesantren tak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga berpotensi melahirkan generasi mandiri yang mampu mengembangkan usaha produktif. Semangat inilah yang didorong Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar melalui kegiatan Pembinaan dan Pemantauan Pembudidayaan Ikan di Darat yang dirangkai dengan pembukaan Pelatihan Budidaya Ikan Lele menggunakan kolam terpal bundar di Pondok Pesantren Syafaat Bukhari Muslim, Desa Sungai Landas, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan keterampilan budidaya perikanan kepada para santri, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha produktif di lingkungan pesantren. Dengan memanfaatkan teknologi kolam terpal bundar, budidaya lele diharapkan dapat menjadi pilihan usaha yang praktis, efisien, dan bernilai ekonomis.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pembakal Desa Sungai Landas, M. Thoha, serta Kepala Bidang Budidaya DKPP Kabupaten Banjar, Bandi, yang sekaligus membuka pelatihan secara resmi. Pimpinan pesantren, pengurus, dan para santri turut menyambut kegiatan ini dengan antusias.
Dalam sambutannya, M. Thoha menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan DKPP Kabupaten Banjar terhadap pengembangan keterampilan masyarakat, khususnya di lingkungan pondok pesantren.
Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pemberdayaan masyarakat. Selain membekali santri dengan ilmu agama, pesantren juga dapat berperan dalam menumbuhkan keterampilan praktis yang bermanfaat bagi kehidupan dan masa depan mereka.
“Kami sangat mendukung penuh kegiatan pembinaan dan pelatihan budidaya ikan darat ini. Melalui kolam terpal bundar, para santri tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi juga dibekali keterampilan praktis di bidang perikanan yang bernilai ekonomis tinggi. Ini adalah langkah nyata mewujudkan kemandirian pangan dari pesantren untuk desa,” ujarnya.
Sementara itu, Bandi dalam arahannya menekankan bahwa keberhasilan budidaya ikan lele tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan kolam, tetapi juga oleh penerapan teknik pemeliharaan yang tepat dan konsisten.
Penggunaan kolam terpal bundar menjadi salah satu alternatif budidaya yang dapat diterapkan pada lahan terbatas. Sistem ini memungkinkan pemanfaatan ruang secara lebih efisien serta memudahkan proses pemeliharaan ikan. Meski demikian, pengelolaan kualitas air, pemberian pakan, dan pemantauan kondisi ikan tetap menjadi faktor penting untuk menunjang keberhasilan panen.
Pelatihan berlangsung melalui penyampaian materi teori dan praktik langsung di lapangan. Para peserta dibekali pengetahuan mulai dari persiapan dan pemasangan kolam terpal bundar, pemilihan benih lele berkualitas, pengaturan pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, pencegahan hama dan penyakit, hingga teknik panen yang efektif.
Melalui pembekalan tersebut, para santri diharapkan tidak sekadar memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan teknik budidaya secara mandiri. Keterampilan ini dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kegiatan perikanan di lingkungan pesantren, memenuhi sebagian kebutuhan pangan, bahkan membuka peluang usaha yang berpotensi menambah pemasukan.
Ke depan, Pondok Pesantren Syafaat Bukhari Muslim diharapkan dapat menjadi salah satu percontohan budidaya perikanan darat di Desa Sungai Landas. Inisiatif ini juga diharapkan menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif melalui usaha budidaya ikan yang sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.
Sinergi antara pemerintah desa, DKPP Kabupaten Banjar, dan pihak pesantren menjadi bagian penting dalam mendorong tumbuhnya keterampilan serta kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan dukungan pembinaan yang berkelanjutan, budidaya lele diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pelatihan, tetapi juga berkembang menjadi usaha produktif yang memberikan manfaat nyata bagi pesantren dan lingkungan sekitarnya.
Dari kolam terpal bundar, harapan untuk mencetak santri yang terampil, mandiri, dan berdaya saing pun mulai ditumbuhkan, sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan pesantren.
Cetak Santri Mandiri dan Produktif, DKPP Banjar Latih Budidaya Lele di Kolam Terpal Bundar








