REDAKSI8.COM, BANJAR – Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, melantik dan mengambil sumpah atau janji jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, Jumat (23/10/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan birokrasi sekaligus pengisian sejumlah posisi strategis pada organisasi perangkat daerah (OPD).
Berdasarkan dokumen keputusan dan lampiran yang tersedia, penataan jabatan mencakup berbagai posisi, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pengawas. Pergeseran tersebut menyentuh sejumlah sektor pemerintahan, termasuk pekerjaan umum, perencanaan pembangunan, sosial, pemberdayaan masyarakat, administrasi kependudukan, serta pemerintahan kecamatan dan kelurahan.
Keputusan tersebut tercantum dalam dokumen Keputusan Bupati Banjar Nomor 800.1.3.3/196/PKM.1/BKPSDM tertanggal 23 Oktober 2026.
Penempatan para pejabat ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, meningkatkan efektivitas organisasi, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Banjar.
Dalam penataan tersebut, sejumlah pejabat mengalami perubahan posisi, termasuk pada jabatan camat dan kepala perangkat daerah.

Heryanto, S.STP., M.A., yang sebelumnya menjabat Camat Mataraman, tercantum menempati jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Sementara itu, GT M. Noviar Hidayat, S.STP., M.Si., yang sebelumnya menjabat Camat Kertak Hanyar, bergeser menjadi Camat Martapura.
Perubahan juga terjadi pada posisi Camat Karang Intan. Dedi Nurmadi, S.I.P., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam pada Bappedalitbang, kini tercantum sebagai Camat Karang Intan.
Adapun Nuri Ansari, S.STP., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah pada Bappedalitbang, ditempatkan sebagai Camat Kertak Hanyar.
Drs. Pusaro Riyanto, M.A.P., yang sebelumnya menjabat Camat Karang Intan, juga tercantum menempati posisi Camat Sambung Makmur.
Selain itu, dokumen memuat penempatan Nor Azizah, S.T., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pengembangan Karier dan Mutasi pada BKPSDM, sebagai Kepala BKPSDM.
Pergantian pada sejumlah posisi tersebut menjadi bagian dari penataan personel pemerintahan di tingkat kabupaten maupun kecamatan.
Penataan jabatan juga mencakup sejumlah posisi pada Sekretariat Daerah, Bappedalitbang, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan, serta perangkat daerah lainnya.
Agus Hidayat, A.P., M.A.P., yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan, tercantum menempati jabatan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah.
Sementara itu, Fahr ian Rahman, S.STP., M.A.P., yang sebelumnya menjabat Camat Martapura, ditempatkan sebagai Kepala Bagian Pemerintahan pada Sekretariat Daerah.
Di Bappedalitbang, Mujahid, S.E., M.E., yang sebelumnya menjabat Perencana Ahli Madya, tercantum menjadi sekretaris badan. Adapun Herlina Maulidah, S.T., M.T., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, menempati posisi Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi.
Muhamad Haris, S.T., M.M., juga tercantum menempati jabatan Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan pada Bappedalitbang.
Pada sektor pekerjaan umum, Raden Rara Dian Parwati Sari, S.H., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi, tercantum sebagai sekretaris pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan.
Adapun Farida Purnamawati, S.T., yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Irigasi dan Rawa, ditempatkan sebagai Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi pada dinas tersebut.
Perubahan jabatan juga menyasar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), yang memiliki peran penting dalam pelayanan administrasi kependudukan masyarakat.
Harmawati, S.E., yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, tercantum menempati jabatan sekretaris dinas.
Sajaratil Aslin Nurainiah, S.H.I., M.Hum., yang sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Dokumentasi dan Informasi pada Sekretariat Daerah, ditempatkan sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil.
M. Haris Nur Rahmatillah, S.Kom., yang sebelumnya menjabat Kepala Subbagian Perencanaan pada Disdukcapil, tercantum sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Administrasi Kependudukan.
Fitryani Wulansari, S.T., yang sebelumnya bertugas sebagai analis kebijakan ahli muda, juga mendapatkan penugasan sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk.
Sementara itu, Baiq Eli Ramdani, S.Si., M.Sc., tercantum menempati jabatan Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan.
Pada sektor sosial, Ina Wangsih, S.Kep., Ns., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Kesenian pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, ditempatkan sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin pada perangkat daerah yang membidangi urusan sosial, pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Selain nama-nama tersebut, informasi pelantikan juga menyebut Ir. Saiful Alam, S.T., M.T., Rohana, S.ST., M.Kes., Hidayatullah, S.Sos., M.M., M. Hendy Harfin Noor, S.Kom., Mitriyadi, A.Md., dan Helda Herliani, S.A.P., sebagai pejabat yang tercantum dalam dokumen penempatan jabatan.
Penugasan para pejabat tersebut meliputi sejumlah posisi strategis, di antaranya kepala seksi irigasi dan rawa, kepala seksi rehabilitasi sosial, sekretaris perangkat daerah, kepala UPTD, hingga sekretaris pada pemerintahan kelurahan.
Namun, rincian jabatan baru masing-masing nama tersebut perlu dicocokkan dengan dokumen keputusan lengkap agar tidak terjadi kekeliruan dalam penyebutan posisi dan instansi.
Penataan jabatan di lingkungan Pemkab Banjar diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan, meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah, serta mendorong efektivitas program pembangunan.
Posisi-posisi yang mengalami perubahan memiliki keterkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, pekerjaan umum dan pengairan, perencanaan pembangunan, hingga pemberdayaan sosial.
Dengan penempatan aparatur sesuai tugas dan tanggung jawabnya, pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pelaksanaan program prioritas pembangunan.
Meski demikian, alasan spesifik di balik setiap pergeseran jabatan serta pertimbangan evaluasi kinerja masing-masing pejabat belum dijelaskan secara terperinci dalam lampiran yang tersedia.
Informasi lebih lanjut mengenai keseluruhan pejabat yang dilantik, rincian jabatan baru, serta arahan Bupati Banjar dalam pelantikan tersebut dapat dikonfirmasi melalui BKPSDM atau pihak terkait di lingkungan Pemkab Banjar.









