REDAKSI8.COM, TANJUNG – Seluruh Tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) diminta untuk memperbaiki data dukung hasil evaluasi KLA tahun 2026.
Hal itu disampaikan Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani saat Rapat Gugus Tugas KLA Tabalong di Pendopo Bersinar, Kamis (5/3/2026).
“Seluruh Tim Gugus Tugas KLA diminta mencermati kembali hasil evaluasi Kementerian PPPA dan segera melengkapi serta memperbaiki data dukung untuk evaluasi KLA tahun 2026,” katanya.
Menurutnya, agenda tersebut menjadi momentum strategis untuk menilai secara objektif capaian kinerja yang telah dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Sebab, penguatan perlindungan anak harus mengedepankan pencegahan, tidak hanya penanganan kasus, dengan memperkuat peran kecamatan, kelurahan, dan desa sebagai ujung tombak pelaksanaan KLA yang didukung anggaran memadai.
Selain itu, optimalisasi peran lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media perlu terus ditingkatkan melalui program CSR dan kampanye edukatif.
“Fokus utama diarahkan pada pencegahan kekerasan terhadap anak, penurunan angka perkawinan anak, penguatan pola pengasuhan keluarga dan alternatif, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan anak, serta penguatan partisipasi anak melalui Forum Anak di semua tingkatan,” ujar Bupati H Fani.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani menjelaskan, rapat gugus tugas ini dalam rangka untuk menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan terkait pelaksanaan evaluasi KLA 2026.
“Penting bagi kita semua untuk mengevaluasi rapor atau hasil evaluasi KLA 2025 yang lalu, serta membangun komitmen bersama upaya peningkatan di tahun berikutnya,” jelasnya.
Ditambahkannya, rakor ini juga merupakan tahapan penting untuk memastikan peran dan tugas masing-masing dalam pemenuhan seluruh indikator evaluasi KLA.
“Kami berharap dukungan penuh semua pemangku kepentingan, Forkopimda terhadap evaluasi KLA tingkat Nindya agar bisa kita capai kembali,” tambahnya.



