REDAKSI8.COM – Sejak dicabutnya Maklumat Polri Nomor: MAK/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), pada Jumat (26/6/2020), ekonomi masyarakat diberbagai sektor perlahan mulai membaik, sektor perhotelan contohnya.
Kemudian diberlakukannya pembatasan sosial, jaga jarak dan protokol kesehatan lainnya, geliat bisnis perhotelan seperti sangat terdampak. Kendati sempat mencuat kabar, banyak perhotelan di berapa daerah mengalami penurunan omset, pengurangan karyawan bahkan menutupan oprasional sementara.
Tapi sekarang, menurut Sales Manager Hotel Rodhita Kota Banjarbaru, Idrush Wardana, kondisi roda bisnis perhotelan di tempatnya mulai terjadi peningkatan kembali, kenaikannya bahkan sudah mencapai angka 35 %.
“Waktu pertengahan Maret sampai bulan Mei terjadi penurunan hunian. Lalu di akhir bulan Juni kembali sedikit demi sedikit pulih,” ungkapnya ketika ditemui rekan-rekan media di kantornya, Rabu (29/7).


Sebelumnya, dari 84 bilik kamar yang tersedia di Hotel Rodhita, hanya 15 sampai 20 kamar yang dihuni oleh pengunjung dari berbagai daerah. Saat ini, jumlah hunian naik menjadi 30 hingga 40 kamar lebih per hari.
“Kita sangat ekstra hati-hati memberlakukan protokol kesehatan. Sejak masuk ke sini pengunjung akan di lakukan pengecekan suhu dan perlengkapan APD yang digunakannya,” terangnya.
Sebelum dan sesudah melakukan cekout ujarnya, kamar yang akan mereka gunakan ataupun sudah dipakai akan bersihkan menggunakan disinfektan.
“Sewa ruang meeting juga mulai terjadi peningkatan. Namun kami tetap memberikan arahan bahwasanya kapasitas yang biasanya dapat di tempati sebanyak 1000 orang kami kurangi menjadi 500 orang. 50 % kami kurangi agar ada space untuk menerapkan sosial distancing,” lebih jauh kepada Redaksi8.com.
“Jika ada pengunjung yang ingin masuk tanpa menggunakan masker maka kami tidak memberinya izin masuk,” tambahnya.

Selama pandemi Idrush menjelaskan, tidak melakukan pengurangan karyawan. Tapi kalau ada tenaga kontrak yang telah habis masa kerjanya tidak kita perpanjang lagi.
“Sementara ini jadwal kerja pegawai kita kurangi, dari yang awalnya 30 hari kerja menjadi 15 hari saja,” akhirinya.
Kemudian salah seorang pengunjung asal Provinsi Jambi pulau Sumatra, Sandi (47) menganggap, Hotel Rodhita Kota Banjarbaru cukup bersih dan aman.

Baginya, hal itu lah yang membuat Ia mengambil keputusan untuk mendatangi hotel rodhita sebagai wadah beristirahat dikala penatnya selesai melakukan perjalanan jauh.
“Saya ke sini dalam rangka urusan bisnis, jika tidak saya tidak akan datang ke Kalimantan Selatan,” tutup Sandi.



