REDAKSI8.COM, BANJAR, Depth News – Dalam rangka memastikan arah pembangunan daerah berjalan terukur dan selaras dengan dokumen perencanaan jangka menengah, Bappedalitbang Kabupaten Banjar melalui Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Ekosda) menggelar rapat teknis bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra Sub Bidang Ekonomi.
Rapat yang berlangsung pada Rabu (11/2/2026) di Klinik Perencanaan Bappedalitbang Kabupaten Banjar ini membahas secara komprehensif tiga agenda strategis sekaligus, yakni identifikasi realisasi dan capaian Evaluasi RKPD Tahun 2025, pembahasan target perubahan RKPD Tahun 2026, serta penyusunan target perencanaan Tahun 2027.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Ekosda, Dedi Nurmadi, didampingi Kepala Sub Bidang Ekonomi, Gusti Rizki Azhari. Rapat ini menjadi bagian krusial dalam proses awal penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2027, sekaligus sarana peningkatan kualitas dokumen perencanaan pada masing-masing SKPD mitra.
Dalam arahannya, Dedi Nurmadi menegaskan bahwa proses identifikasi dan evaluasi tidak hanya berfokus pada pencatatan angka realisasi semata, melainkan juga memastikan konsistensi indikator, kejelasan definisi operasional, serta ketepatan metodologi pengukuran kinerja.
“Kita ingin target 2027 benar-benar realistis, terukur, dan selaras dengan RPJMD. Data harus kuat, analisis harus tajam, dan indikator harus konsisten antar dokumen perencanaan,” tegasnya.
Menurut Dedi, perencanaan yang baik harus mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi daerah secara konkret, sehingga setiap target yang ditetapkan tidak hanya ambisius, tetapi juga dapat dicapai dan dipertanggungjawabkan secara teknis maupun substantif.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Bappedalitbang serta SKPD mitra Sub Bidang Ekonomi, di antaranya Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Banjar.
Masing-masing SKPD secara bergiliran memaparkan capaian kinerja tahun 2025, usulan perubahan target tahun 2026, serta proyeksi target tahun 2027 sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat daerah. Paparan tersebut kemudian didiskusikan secara mendalam untuk melihat kesesuaian antara target, indikator, serta data pendukung yang digunakan.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah indikator strategis sektor ekonomi menjadi sorotan utama. Di antaranya Indeks Ketahanan Pangan, proporsi penciptaan lapangan kerja formal, cakupan kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja, rasio kewirausahaan, hingga kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Beberapa indikator menunjukkan tren capaian yang positif, seperti meningkatnya nilai investasi serta bertambahnya jumlah industri kecil dan menengah di Kabupaten Banjar. Namun demikian, terdapat pula indikator yang masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, terutama indikator yang bergantung pada rilis data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) atau membutuhkan konfirmasi teknis lanjutan dari bidang terkait.
Tidak hanya membahas Indikator Kinerja Daerah (IKD), rapat ini juga menelaah Indikator Kinerja Kunci (IKK) lintas urusan, mulai dari sektor tenaga kerja, koperasi dan UMKM, penanaman modal, kepemudaan dan olahraga, kebudayaan, pariwisata, perdagangan, hingga perindustrian. Beberapa indikator bahkan memerlukan penyesuaian akibat perubahan status program maupun dinamika kebijakan nasional dan daerah.
Harmonisasi data antar dokumen perencanaan menjadi salah satu agenda penting yang ditekankan dalam rapat ini. Bappedalitbang menilai keselarasan antara RKPD, RPJMD, dan dokumen perencanaan SKPD menjadi kunci agar arah pembangunan ekonomi daerah dapat berjalan sinergis dan tidak tumpang tindih.
Melalui proses identifikasi, evaluasi, dan asistensi yang komprehensif ini, Bappedalitbang Kabupaten Banjar berkomitmen memastikan bahwa target RKPD Tahun 2026 dan 2027 benar-benar berbasis kinerja, memiliki data dukung yang kuat, serta selaras dengan sasaran pembangunan daerah dalam RPJMD.
Dengan perencanaan yang semakin matang dan terukur, diharapkan pembangunan sektor ekonomi Kabupaten Banjar ke depan menjadi lebih tajam, adaptif terhadap dinamika, serta mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.



