REDAKSI8.COM, BANJAR – Semangat juang para pahlawan kembali berkobar di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Senin (10/11/2025). Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Kabupaten Banjar hadir dengan formasi penuh semangat dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025.
Dalam suasana yang khidmat dan penuh makna, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata.
“Hari Pahlawan adalah momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan dalam diri setiap kader Ansor dan Banser. Kita harus menjadi pahlawan di zaman ini — dengan bekerja tulus, menjaga persatuan, dan berkhidmat kepada umat serta bangsa,” ujar Edy Rosadi penuh semangat.
Lebih lanjut, Edy Rosadi menekankan bahwa generasi muda Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan estafet perjuangan para pahlawan bangsa, melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“Perjuangan kini bukan lagi dengan senjata, tapi dengan pengabdian, keteladanan, dan kerja sosial yang membawa manfaat. Itulah wujud nyata cinta tanah air,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Jumransyah, Kepala Biro Litbang (Penelitian dan Pengembangan) Satkorcab Banser Kabupaten Banjar, menegaskan bahwa Banser selalu siap menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Semangat kepahlawanan bagi Banser adalah tentang keberanian untuk hadir di garda terdepan. Kami siap bergerak kapan pun dibutuhkan — menjaga kegiatan keagamaan, membantu saat bencana, hingga menguatkan nilai kebangsaan di akar rumput,” ungkapnya.
Banser dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar tampak tegap dalam barisan, melambangkan kedisiplinan dan komitmen dalam menjaga marwah perjuangan. Mereka bukan hanya berdiri sebagai peserta upacara, tetapi juga sebagai simbol bahwa semangat juang para pahlawan terus hidup dan menyala di dada setiap kader Ansor dan Banser Banjar.
Dalam suasana yang khidmat dan penuh makna, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan semata.
“Hari Pahlawan adalah momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan dalam diri setiap kader Ansor dan Banser. Kita harus menjadi pahlawan di zaman ini — dengan bekerja tulus, menjaga persatuan, dan berkhidmat kepada umat serta bangsa,” ujar Edy Rosadi penuh semangat.
Lebih lanjut, Edy Rosadi menekankan bahwa generasi muda Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan estafet perjuangan para pahlawan bangsa, melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
“Perjuangan kini bukan lagi dengan senjata, tapi dengan pengabdian, keteladanan, dan kerja sosial yang membawa manfaat. Itulah wujud nyata cinta tanah air,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Jumransyah, Kepala Biro Litbang (Penelitian dan Pengembangan) Satkorcab Banser Kabupaten Banjar, menegaskan bahwa Banser selalu siap menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Semangat kepahlawanan bagi Banser adalah tentang keberanian untuk hadir di garda terdepan. Kami siap bergerak kapan pun dibutuhkan — menjaga kegiatan keagamaan, membantu saat bencana, hingga menguatkan nilai kebangsaan di akar rumput,” ungkapnya.
Banser dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar tampak tegap dalam barisan, melambangkan kedisiplinan dan komitmen dalam menjaga marwah perjuangan. Mereka bukan hanya berdiri sebagai peserta upacara, tetapi juga sebagai simbol bahwa semangat juang para pahlawan terus hidup dan menyala di dada setiap kader Ansor dan Banser Banjar.



