REDAKSI8.COM, BANJAR – Bank Kalsel kembali menegaskan perannya bukan sekadar sebagai lembaga keuangan, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadapi persoalan kemanusiaan. Komitmen itu ditunjukkan melalui penguatan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung penanganan bencana banjir di Kabupaten Banjar.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran Bank Kalsel yang dipimpin Direktur Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, di ruang kerja Sekda, Rabu (31/12/2025) pagi.
Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Kabupaten Banjar, terutama dalam menghadapi dampak banjir yang kerap berulang dan memengaruhi kehidupan masyarakat. Sejumlah poin penting dibahas, mulai dari skema penyaluran CSR yang lebih terkoordinasi, bantuan langsung bagi warga terdampak, hingga penguatan edukasi dan sosialisasi kebencanaan di tingkat masyarakat.
Perwakilan Bank Kalsel, Teguh Marsudi, menegaskan bahwa sebagai bank daerah, Bank Kalsel memiliki tanggung jawab moral untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih saat bencana melanda.
“Bank Kalsel hadir untuk masyarakat Kalimantan Selatan. Kami berkomitmen meningkatkan intensitas dan efektivitas program CSR, tidak hanya untuk penanganan banjir, tetapi juga berbagai kebutuhan sosial dan kebencanaan lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, ke depan program CSR Bank Kalsel akan diarahkan agar lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan pemerintah daerah serta kondisi riil masyarakat di lapangan.
Sementara itu, Sekda Banjar H Yudi Andrea mengapresiasi komitmen Bank Kalsel yang dinilai sangat strategis dalam memperkuat upaya penanganan banjir. Ia menyebutkan, Pemkab Banjar telah bergerak sejak awal, mulai dari tahap mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
“Sinergi dengan Bank Kalsel ini sangat penting. Dukungan BUMD akan memperkuat langkah pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan bantuan nyata kepada masyarakat,” ungkap Yudi.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang, termasuk membesarkan bank daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, baik melalui penguatan sumber daya manusia, pembangunan ekonomi, maupun sektor sosial.
Dengan kolaborasi yang solid antara Bank Kalsel dan Pemerintah Kabupaten Banjar, diharapkan penanganan banjir dapat dilakukan lebih terencana dan berdampak nyata, sekaligus mendorong pembangunan daerah yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
PENGUMUMAN KEHILANGAN STNK
Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan data sebagai berikut:Nama Pemilik : HendriyantoNomor Polisi : BE 2151 AEVMerek :...



