REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Komitmen Kota Banjarbaru dalam memperkuat layanan kesehatan kembali berbuah manis di tingkat nasional.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Hj. Erna Lisa Halaby, Banjarbaru meraih dua penghargaan bergengsi pada ajang Apresiasi PENARI Tahun 2025 yang digelar Kementerian Kesehatan RI.
Kota Banjarbaru dinobatkan sebagai Penerima Apresiasi PENARI Tertinggi ke-2 Tingkat Nasional, sekaligus meraih predikat Terbaik ke-2 Nasional untuk capaian cakupan Imunisasi Kejar Measles-Rubella (MR).
Penghargaan tersebut diserahkan di Balai Kartini Jakarta, Senin (8/12/2025), oleh Direktur Imunisasi Kemenkes, dr. Prima Yosephine, MKM.
Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian ttersebut
Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti kerja keras jajaran Dinas Kesehatan serta seluruh tenaga kesehatan yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan imunisasi di kota ini.
“Alhamdulillah, dalam pelaksanaan PENARI yang diikuti 475 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, Banjarbaru berhasil meraih peringkat kedua nasional. Ini menjadi energi positif untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut sekaligus menandai keseriusan Banjarbaru dalam mendorong percepatan imunisasi dan mewujudkan kota yang lebih sehat serta bebas dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).
“Ke depan pemerintah akan terus meningkatkan kinerja agar kualitas kesehatan masyarakat semakin terjamin,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dr. Juhai Tri Agustina, menyebut imunisasi sebagai intervensi kesehatan masyarakat yang paling efisien dan sangat cost-effective dalam menekan angka PD3I.
Ia memaparkan hingga akhir 2024, secara nasional masih terdapat 973.378 anak berstatus zero dose dan 746.132 anak dengan imunisasi tidak lengkap. Kondisi ini turut berkontribusi pada meningkatnya kasus PD3I di berbagai daerah.
“Banjarbaru terus berupaya maksimal meningkatkan pelayanan dan cakupan imunisasi, salah satunya melalui program PENARI yang telah ditetapkan dalam KMK No. HK.01.07/MENKES/1056/2024,” jelasnya.
Program PENARI dilaksanakan tiga kali dalam setahun, yakni pada Pekan Imunisasi Dunia, Peringatan Hari Kemerdekaan RI, dan Hari Kesehatan Nasional (HKN), dengan tujuan meningkatkan cakupan imunisasi yang tinggi, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah.
Daftar Penerima Apresiasi PENARI Nasional 2025
- Tertinggi ke-1: Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara
- Tertinggi ke-2: Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan
- Tertinggi ke-3: Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara
Dengan capaian, Banjarbaru kembali menegaskan posisinya sebagai kota yang progresif dan inovatif dalam sektor kesehatan, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan layanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.



