REDAKSI8.COM, BANJAR — Upaya menanamkan kepedulian lingkungan kepada generasi muda kembali digaungkan di Kabupaten Banjar. Babinsa Koramil 1006-09/Sungai Tabuk, Serda Edi Kuswanto, turut hadir mendampingi dan mengamankan jalannya program The Green Storytellers yang digelar Universitas Terbuka di Monumen Bersejarah ALRI Divisi IV Hankam Kalimantan, Desa Paku Alam, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian berbagai pihak. Perwakilan Universitas Terbuka, pemerintah kecamatan dan desa, BPD, TNI-Polri, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga pelajar turut ambil bagian dan menunjukkan kekompakan dalam membangun gerakan peduli lingkungan.
The Green Storytellers menjadi wadah kreatif dan edukatif bagi anak muda untuk menyuarakan isu pelestarian alam. Tak sekadar mendengar materi, para peserta diajak terlibat dalam diskusi interaktif dan aktivitas inspiratif agar mampu memahami peran penting mereka sebagai agen perubahan lingkungan.
Serda Edi Kuswanto menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam harus ditanamkan sejak dini. “Generasi muda adalah penerus bangsa. Jika mereka sudah sadar pentingnya menjaga lingkungan, maka masa depan daerah ini akan lebih baik,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh antusiasme. Pendampingan dari Babinsa menjadi bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir dan mendukung inisiatif positif masyarakat, khususnya yang berorientasi pada pembangunan karakter dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi ini, Monumen ALRI Divisi IV bukan hanya menjadi jejak sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi saksi lahirnya para “pencerita hijau” yang siap menjaga bumi untuk generasi berikutnya.
Kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian berbagai pihak. Perwakilan Universitas Terbuka, pemerintah kecamatan dan desa, BPD, TNI-Polri, tenaga pendidik, mahasiswa, hingga pelajar turut ambil bagian dan menunjukkan kekompakan dalam membangun gerakan peduli lingkungan.
The Green Storytellers menjadi wadah kreatif dan edukatif bagi anak muda untuk menyuarakan isu pelestarian alam. Tak sekadar mendengar materi, para peserta diajak terlibat dalam diskusi interaktif dan aktivitas inspiratif agar mampu memahami peran penting mereka sebagai agen perubahan lingkungan.
Serda Edi Kuswanto menegaskan bahwa kepedulian terhadap alam harus ditanamkan sejak dini. “Generasi muda adalah penerus bangsa. Jika mereka sudah sadar pentingnya menjaga lingkungan, maka masa depan daerah ini akan lebih baik,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan penuh antusiasme. Pendampingan dari Babinsa menjadi bentuk komitmen TNI untuk selalu hadir dan mendukung inisiatif positif masyarakat, khususnya yang berorientasi pada pembangunan karakter dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan semangat kolaborasi ini, Monumen ALRI Divisi IV bukan hanya menjadi jejak sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga menjadi saksi lahirnya para “pencerita hijau” yang siap menjaga bumi untuk generasi berikutnya.



