REDAKSI8.COM, BANDAR LAMPUNG – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dalam membangun kampus berkelanjutan kembali menuai apresiasi. Dalam Third Assessment Meeting of UI GreenMetric Service Packages yang digelar secara daring, Rabu (1/7/2026), tim asesor UI GreenMetric menilai UIN RIL menunjukkan kemajuan signifikan dalam berbagai aspek keberlanjutan serta berhasil mempertahankan pengakuan internasional melalui Certificate of Compliance dan Four Trees Rating.
Asesmen tersebut menghadirkan dua asesor UI GreenMetric, Prof. Dr. Ir. Djoko M. Hartono, S.E., M.Eng., dan Prof. Ir. Antony Sihombing, M.Pd., Ph.D., serta diikuti jajaran pimpinan universitas, Tim Adhoc UI GreenMetric, dan unsur terkait di lingkungan UIN Raden Intan Lampung.

Koordinator UI GreenMetric dan THE UIN Raden Intan Lampung, Suci Wulan Pawhestri, M.Si., memaparkan perkembangan terbaru kampus dalam pemeringkatan UI GreenMetric. Ia menjelaskan, peningkatan skor diperoleh melalui penyempurnaan laporan, penguatan data pendukung, serta berbagai inovasi yang dilakukan pada setiap indikator penilaian.
Asesor UI GreenMetric, Prof. Antony Sihombing, mengapresiasi berbagai pembenahan yang dilakukan UIN RIL. Menurutnya, peningkatan kualitas dokumen dan bukti lapangan menunjukkan keseriusan universitas dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan.
“Kami melihat banyak kemajuan dibanding sebelumnya. Mudah-mudahan seluruh evidence yang telah disiapkan menjadi pertimbangan reviewer dalam proses penilaian akhir,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pencapaian skor bukanlah tujuan utama dari keikutsertaan dalam UI GreenMetric. Yang jauh lebih penting adalah tumbuhnya budaya hidup ramah lingkungan di lingkungan kampus.
“Yang paling utama adalah bagaimana kampus hijau menjadi gaya hidup seluruh sivitas akademika. Itulah esensi dari keberlanjutan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Apresiasi senada disampaikan Prof. Djoko M. Hartono. Ia menilai kemajuan UIN RIL tidak hanya terlihat dari peningkatan nilai, tetapi juga melalui penguatan tata kelola, pengembangan akademik, kolaborasi, hingga berbagai program yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Ini menunjukkan komitmen UIN Raden Intan Lampung untuk terus berkembang, bukan hanya mengejar peringkat, tetapi membangun ekosistem kampus yang benar-benar berorientasi pada keberlanjutan,” katanya.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Adhoc UI GreenMetric yang telah bekerja maksimal mempersiapkan asesmen, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para asesor atas pendampingan selama proses evaluasi.
Menurutnya, partisipasi UIN RIL dalam UI GreenMetric merupakan bagian dari transformasi kelembagaan sejak perubahan status dari IAIN menjadi UIN pada 2017. Komitmen tersebut juga sejalan dengan penguatan program ekoteologi yang menjadi salah satu prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia.
“UI GreenMetric bagi kami bukan sekadar pemeringkatan internasional, tetapi menjadi instrumen untuk membangun budaya keberlanjutan dalam tata kelola, pembelajaran, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat,” ujar Rektor.
Ia menambahkan, tiga tahapan asesmen yang telah dilalui menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga bagi seluruh tim.
“Saya menyaksikan sendiri bagaimana tim bekerja dengan penuh dedikasi, menyusun fact finding analysis, menyempurnakan setiap butir kuesioner, serta memperkuat bukti nyata komitmen UIN Raden Intan Lampung terhadap pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya.
Bagi Rektor, penghargaan yang diterima bukan sekadar simbol prestasi internasional, melainkan amanah untuk terus memperkuat budaya hijau di lingkungan kampus.
“Kami berkomitmen menjadikan capaian ini sebagai pijakan untuk terus berinovasi dan menjadikan nilai-nilai keberlanjutan sebagai identitas UIN Raden Intan Lampung sebagai kampus berwawasan lingkungan,” tegasnya.
Pada akhir asesmen, UI GreenMetric kembali menyerahkan Certificate of Compliance dan Four Trees Rating kepada UIN RIL. Penghargaan tersebut diberikan setelah universitas dinilai memenuhi berbagai indikator keberlanjutan berdasarkan tujuh kriteria utama UI GreenMetric.
Menutup kegiatan, Prof. Antony Sihombing kembali memberikan apresiasi atas konsistensi UIN RIL dalam membangun kampus hijau.
“Selamat kepada UIN Raden Intan Lampung. Semoga kampus ini terus berkembang, semakin hijau, dan mampu menjadikan gaya hidup ramah lingkungan sebagai budaya bersama seluruh sivitas akademika,” pungkasnya.



