REDAKSI8.COM, BANJAR — Aji Mashudi resmi mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjar melalui tim penghubungnya, Minggu (25/1/2026) di Sekretariat DPD KNPI Kabupaten Banjar, Komplek Pangeran Antasari, Martapura.
Kedatangan tim Wildan dan juga Budi Hartani dan juga yang lainnya disambut Ketua Penjaringan Safwani bersama Bendahara Naim Zien serta Bendahara DPD KNPI Kabupaten Banjar Heldi Ariadi.
Melalui tagline “Akselerasi, Jaringan, Inovasi for KNPI Kabupaten Banjar”, Aji Mashudi membawa visi “Mewujudkan KNPI Kabupaten Banjar sebagai Episentrum Pemuda dalam Mendukung Pembangunan Daerah yang Berkelanjutan.
Untuk mencapai visi tersebut, Aji merumuskan lima misi, yakni:
1. Transformasi Kemandirian Pemuda dengan mendorong tumbuhnya wirausaha muda berbasis potensi lokal dan ekonomi kreatif melalui kolaborasi organisasi.
2. Akselerasi Sinergi Pemerintah menjadikan KNPI mitra strategis Pemkab Banjar dalam pembangunan kepemudaan.
3.Aksi Nyata Sosial Kemasyarakatan melalui bakti sosial, pelestarian kearifan lokal, dan kegiatan keagamaan.
4. Inovasi Literasi Digital untuk memperkuat daya saing pemuda Banjar di era global tanpa meninggalkan nilai religius.
5. Harmonisasi Pemuda Agamis, mengintegrasikan nilai santun dan religius sebagai identitas pemuda Serambi Mekkah.

Aji yang juga aktif di HIPMI Kalimantan Selatan menjelaskan alasan dirinya tetap ingin berkiprah di organisasi kepemudaan meski telah disibukkan aktifitas bisnis.
“Ulun ingin mengabdikan diri pada daerah,” ujarnya.
Ia menilai Kabupaten Banjar memiliki potensi sumber daya dan sumber daya manusia yang besar, namun masih banyak pemuda yang kesulitan mendapatkan ruang berkarya, peluang ekonomi, serta arah dalam era digital.
Menurut Aji, motivasinya mencalonkan diri bukan untuk mencari panggung atau menambah gelar, melainkan untuk mentransformasikan ekonomi dan karakter pemuda. Dalam hal ini, ia menguraikan tiga poin utama pengabdian:
1. Memberi Bukti, Bukan Janji — mendorong pemuda tidak hanya menunggu pekerjaan tetapi menciptakan lapangan kerja.
2. Menjadi Jembatan – memanfaatkan jejaring provinsi hingga nasional untuk menarik investasi dan perhatian pembangunan kepemudaan di Banjar.
3. Menjaga Marwah – membuktikan bahwa pemuda yang sukses secara ekonomi tetap dapat menjunjung nilai religius dan kesantunan.
Bagi Aji, jabatan Ketua KNPI adalah amanah pengabdian. “Kepemimpinan bagi saya adalah tentang berapa banyak orang yang bisa kita bantu untuk naik kelas,” tegasnya.
Ia menekankan perlunya kemandirian organisasi. “Jika pemudanya berdaya secara ekonomi, maka organisasi akan memiliki martabat dan kehormatan,” ucapnya.
Selain jaringan (networking), Aji juga menekankan pentingnya moralitas. “Keberhasilan bisnis harus dibarengi dengan adab dan nilai keislaman, sebagaimana karakter Kabupaten Banjar,” tambahnya.



