REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby melantik dan mengambil sumpah 130 Aparatur Sipil Negara (ASN) pejabat baru di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru yang berlangsung di Aula Gawi Sabarataan, Selasa (16/12/25) sore.
Pelantikan tersebut meliputi satu jabatan pimpinan tinggi pratama serta 129 pejabat administrator dan pengawas.

Salah satu yang dilantik adalah Noor Purbani Sukma Alamnsyah sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, setelah sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt).
Dalam sambutannya, Lisa menegaskan, seluruh proses pengisian jabatan telah dilakukan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.
“Momen penting dalam tata kelola pemerintahan kota untuk 129 orang pejabat administrasi dan pengawas di lingkup Pemko Banjarbaru, dan khususnya jabatan pejabat tinggi telah dilakukan proses seleksi sesuai aturan, dan prosedur,” ujarnya.
Ia mengingatkan, para pejabat yang dilantik agar menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung nilai pengabdian kepada masyarakat.
“Dimanapun kedudukan jabatan kalian sifatnya sementara tidak ada yang dibanggakan, kita semua abdi masyarakat,” tuturnya.
“harapannya bisa senantiasa kita semua diberikan petunjuk dan bimbingan Allah dalam mengemban tugas masing-masing,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru, Slamet Riyadi merincikan, komposisi pejabat yang dilantik terdiri dari satu pejabat Eselon II, 22 pejabat Eselon IIIa, 31 pejabat Eselon IIIb, 61 pejabat Eselon IVa, dan 15 pejabat Eselon IVb.
“Jumlahnya 130 orang, dan kita masih melakukan seleksi Esellon II yang kosong yakni untuk posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Inspektorat,” sebutnya.
Namun demikian, saat ini sudah terdapat 19 kandidat yang mendaftar untuk tiga jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut.
“Di tanggal 20, ada tes wawancara akhir dari panitia seleksi (Pansel),” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, sebelum tahapan wawancara akhir, para pelamar terlebih dahulu mengikuti tes kompetensi bidang dan assesment di Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Jadi dari tes kompetisi bidang itu nanti diambil masing-masing lima pelamar untuk tes wawancara akhir dari Pansel, tapi sebelumnya juga ada assement di Polda Kalsel,” tutupnya.



