REDAKSI8.COM, MANADO – Langkah tegas Kejaksaan Tinggi (Kejati) kembali mengguncang publik. Tim penyidik Kejati secara mengejutkan menggeledah kantor PT HWR, sebuah perusahaan yang diduga kuat terseret dalam pusaran kasus serius. Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti yang diduga berkaitan langsung dengan dugaan pelanggaran hukum.
Aksi penggeledahan ini sontak memantik perhatian luas, terutama karena dilakukan secara intensif dan menyeluruh. Sumber di lingkungan penegak hukum menyebutkan, penggeledahan dilakukan untuk memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan yang kini tengah didalami Kejati.
Sejumlah berkas administrasi, dokumen perizinan, hingga perangkat elektronik diamankan guna kepentingan pembuktian. Meski pihak Kejati belum secara terbuka merinci pasal yang disangkakan, sinyal kuat penanganan kasus besar kian terlihat.
Ketua Umum LSM Gerakan Transparansi Indonesia (GTI) angkat suara keras menyikapi langkah Kejati tersebut. Ia menilai penggeledahan PT HWR harus menjadi pintu masuk untuk mengungkap aktor utama di balik dugaan pelanggaran yang merugikan negara.

“Kami mengapresiasi langkah Kejati. Tapi jangan berhenti pada penggeledahan. Owner PT HWR harus segera ditangkap dan diperiksa secara serius,” tegasnya kepada wartawan.
Tak hanya itu, Ketum LSM GTI juga mendesak agar Kepala Dinas ESDM turut dipanggil dan diperiksa. Menurutnya, ada indikasi kuat bahwa persoalan ini tidak berdiri sendiri dan berpotensi melibatkan pejabat yang memiliki kewenangan dalam penerbitan izin maupun pengawasan.
“Jika ada dugaan pelanggaran di sektor energi dan sumber daya mineral, maka peran ESDM tidak bisa diabaikan. Aparat harus berani memeriksa semua pihak tanpa pandang bulu,” lanjutnya.
Penggeledahan PT HWR menambah daftar kasus yang kini menjadi sorotan publik. Masyarakat berharap penegakan hukum berjalan transparan dan tidak berhenti pada aktor lapangan semata.
Langkah Kejati dinilai sebagai ujian komitmen dalam memberantas praktik-praktik yang merugikan negara dan mencederai keadilan. Publik kini menanti, apakah proses hukum ini akan berujung pada penetapan tersangka dan penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT HWR maupun Dinas ESDM belum memberikan keterangan resmi terkait penggeledahan dan tuntutan yang disuarakan LSM GTI.



