REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengukuhkan 564 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui prosesi pengucapan sumpah dan janji di Auditorium ULM Banjarbaru, Senin (8/12/2025).
Kegiatan berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Rektor ULM, Prof. Dr. H. Ahmad Alim Bachri.
Bagi Rektor, hadirnya ratusan pegawai baru diakhir tahun 2025 merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan perguruan tinggi negeri.
Ia menegaskan, pengangkatan PPPK menjadi langkah strategis untuk mendorong generasi bangsa berkontribusi lebih luas bagi negara.
“Ini wujud nyata pemerintah memberi kepastian masa depan bagi mereka yang ingin mengabdi untuk kesejahteraan bangsa,” ujarnya.
Prof. Alim Bachri mengingatkan status sebagai ASN PPPK mesti diiringi semangat kerja yang inovatif, jujur dan bertanggung jawab.
Menurutnya, ULM membutuhkan SDM yang disiplin dan berintegritas tinggi supaya mampu bersaing sebagai perguruan tinggi yang semakin maju.
“ULM tidak hanya membutuhkan tenaga, tetapi komitmen dan dedikasi. Pegawai harus mampu bekerja dengan semangat inovasi dan integritas,” tegasnya.
Ia menambahkan, sumpah yang diucapkan para pegawai bukan sekadar formalitas, melainkan janji moral dan tanggung jawab kepada negara.
“Jangan sampai sumpah dilanggar. Ini adalah janji kepada negara dan kepada diri sendiri,” katanya.
Rektor turut menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, serta ketulusan dalam bekerja. Menurutnya, orientasi utama pegawai bukan semata mencari penghasilan, tetapi menjalankan tugas dengan penuh berkah dan kejujuran.
“Bekerja itu bukan mengejar kekayaan, tetapi keberkahan. Dari ketulusan itu, rezeki halal akan mengikuti,” tambahnya.
Kehadiran 564 PPPK ini diharapkan memperkuat tata kelola akademik maupun non-akademik di ULM.
Para pegawai baru menjadi bagian dari upaya universitas meningkatkan mutu layanan serta menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan produktif.
Di akhir sambutan, Rektor mengajak seluruh pegawai baru untuk mensyukuri kesempatan yang diberikan negara dengan memberikan kinerja terbaik.
“Bersyukurlah, karena Tuhan memberi kesempatan untuk mengabdi. Tunjukkan dedikasi saudara melalui kerja nyata,” tutupnya.
Prosesi pengucapan sumpah tersebut menjadi momentum penting bagi ULM dalam memperkuat kualitas SDM sekaligus mendukung visi kampus sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.



