REDAKSI8.COM, TABALONG – Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong dan PT Conch South Kalimantan Cement dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia kini memasuki tahap nyata.
Puluhan pemuda Tabalong resmi dilepas untuk melanjutkan pendidikan dan mengikuti program pemagangan sebagai bagian dari kolaborasi strategis tersebut.
Realisasi ini ditandai dengan pelepasan 16 mahasiswa penerima beasiswa yang akan menempuh studi Diploma 3 di Wuhu Institute of Technology, China, serta 50 siswa BLK Tanjung yang akan menjalani magang di PT Conch.
Para mahasiswa dijadwalkan berangkat pada 28 Oktober 2025.
“Sebanyak 16 orang menjadi peserta Batch III dan akan menempuh pendidikan selama tiga tahun,” ujar Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Tabalong, Hadi Ismanto.
Para penerima beasiswa akan belajar pada dua jurusan, yakni Mekatronika (Mechatronics Technology) dan Teknik Konstruksi (Architectural Engineering Technology).
Seluruh biaya ditanggung penuh oleh PT Conch, mulai dari kuliah, akomodasi, asuransi, buku, biaya hidup, izin tinggal, perlengkapan asrama, hingga tiket pesawat pergi–pulang selama masa studi.
“Total nilai beasiswa yang diberikan mencapai 20.000 Yuan per tahun per mahasiswa atau setara sekitar Rp44 juta,” jelas Hadi.
Sementara itu, 50 siswa BLK Tanjung akan magang selama dua bulan di PT Conch, dengan bidang keahlian Las (Plate Welder SMAW 4G/PE) dan Teknik Mesin.
Peserta magang juga memperoleh uang saku, BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), alat pelindung diri, serta sertifikat pemagangan resmi.
“Pesertanya berasal dari siswa BLK Tanjung dan pencari kerja binaan Disnaker Tabalong,” tambah Hadi.
Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani, menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama untuk memperkuat pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kapasitas SDM.
“Kesepakatan ini diwujudkan melalui beasiswa pendidikan ke Tiongkok dan pemagangan bagi siswa BLK Tanjung serta pencari kerja binaan Disnaker Tabalong,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa H. Fani itu menegaskan bahwa kekayaan alam Tabalong harus diimbangi dengan kualitas SDM yang unggul dan menguasai teknologi.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan dunia usaha dan industri adalah kunci keberhasilan,” tegasnya.
Prosesi pelepasan dilakukan secara simbolis melalui penyerahan beasiswa dan pemasangan perlengkapan magang oleh Bupati Rifani, didampingi Ketua Komisi III DPRD Tabalong Ari Wahyu Utomo serta perwakilan manajemen PT Conch.
Acara turut dihadiri orang tua peserta, pejabat Disnaker, Disporapar, dan tamu undangan lainnya.



