REDAKSI8.COM, KALSEL – Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan Tengah (PLN UID Kalselteng) bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menanam pohon secara simbolis di kawasan Tahura Sultan Adam.
Senior Manager Distribusi PLN UID Kalselteng Robert Rumsaur menyampaikan, aksi tersebut merupakan komitmen berkelanjutan PLN dalam menjaga lingkungan, bukan hanya kegiatan seremonial tahunan.


“Kegiatan penanaman kali ini melibatkan tiga jenis pohon, yakni ketapang kencana, eukaliptus, dan bintaro,” ujarnya.
“Karena pohon memberikan udara yang sehat dan menjaga keseimbangan lahan. Keberadaannya menjadi benteng alami dari ancaman perubahan iklim,” sambungnya.
Ia menegaskan, penanaman pohon telah menjadi rutinitas PLN sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Ini kegiatan lanjutan. Bukan hanya karena momentum hari menanam pohon, tapi memang sudah menjadi kepedulian kami untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra, mengapresiasi konsistensi PLN yang setiap tahun turut serta dalam kegiatan penghijauan.
“Dengan penanaman simbolis 300 pohon, namun total bibit yang disiapkan mencapai sekitar 2.200 tanaman untuk area pemulihan 2 sampai 3 hektare,” tuturnya.
Menurutnya, PLN merupakan salah satu perusahaan yang aktif mendukung program pemulihan dan pemeliharaan lingkungan.
“Dengan cara pengurangan emisi gas rumah kaca yang sedang digencarkan Pemerintah Provinsi,” katanya.
Di sisi lain, penanaman itu akan ditindaklanjuti dengan pemeliharaan rutin oleh Dinas Kehutanan dan pengelola Tahura Sultan Adam agar seluruh tanaman dapat tumbuh dengan optimal.
“Menanam saja tidak cukup. Tanaman yang tidak dipelihara tidak akan berkembang. Karena itu pemeliharaan menjadi tugas kami setelah bibit dialokasikan dari PLN,” tutupnya.



