REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Inspektorat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola Pemerintahan yang efisien, efektif, dan akuntabel melalui implementasi pengawasan internal berbasis risiko.
Di tengah dinamika pembangunan yang semakin kompleks, baik dari tantangan global hingga meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas pengawasan, serta manajemen risiko harus menjadi fondasi utama dalam setiap proses pengambilan keputusan strategis.
Karena menurutnya, penyelenggaraan negara dan pembangunan daerah adalah perjalanan yang penuh ketidakpastian. Disitulah peran Pengawasan dan Manajemen Risiko menjadi sangat krusial.
“Pengawasan yang efektif memastikan kepatuhan, sementara manajemen risiko memungkinkan kita mengidentifikasi potensi kegagalan secara dini dan mengambil tindakan korektif, bukan hanya reaktif,” tegas Inspektur Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen, Selasa (18/11/25).
Ia menekankan, terkait Manajemen Risiko (MR) tidak boleh dipandang sekedar sebagai pemenuhan kewajiban administratif, melainkan harus menjadi budaya sadar risiko di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.
Adapun tiga pilar prioritas inspektorat Kalsel yaitu pertama Pengawasan Berbasis Risiko (RBA) guna memastikan sumber daya pengawasan seperti auditor dan P2UPD difokuskan pada program dan kegiatan berisiko tinggi terhadap pencapaian tujuan pembangunan daerah.
Kedua integrasi manajemen risiko dalam perencanaan setiap SKPD wajib menyusun peta risiko yang terintegrasi dengan perencanaan sejak tahap RPJMD, hingga implementasi program tahunan.
Selanjutnya, penguatan kapasitas SDM pelaksanaan bimbingan teknis dan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi ASN dalam mengelola, menganalisis, dan memitigasi risiko.
“Tujuan kita jelas meminimalkan dampak negatif dari potensi risiko baik operasional, keuangan, maupun strategis, sehingga sumber daya daerah dapat digunakan optimal dan tujuan pembangunan Provinsi Kalsel tercapai tepat waktu dan tepat sasaran,” tutupnya.



