REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Kekosongan kursi komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru akhirnya berakhir.
Setelah menunggu hampir enam bulan, empat wajah baru resmi masuk dalam jajaran KPU Banjarbaru sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW).

Mereka adalah Hadri Mukhtar, Pansyah, Zainal Andri, dan Rizky Maesa, yang dilantik oleh Ketua KPU Republik Indonesia (RI), Mochammad Afifudin, Jum’at (26/9/25) pagi.
Prosesi pelantikan berlangsung secara daring dan serentak di Aula KPU Kalimantan Selatan (Kalsel), Kota Banjarmasin.
Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa, menyampaikan, harapan besar terhadap formasi baru ini.
“Harapannya bahwa berdasarkan pengalaman (KPU) Banjarbaru dalam satu periode dua kali berganti ketua dan anggota pergantian semua komisioner, lima komisioner ini solid dan tegak lurus pimpinan baik KPU Provinsi maupun KPU RI,” ujarnya.
Tenri menekankan, pentingnya komunikasi antar anggota, dengan mayoritas komisioner masih baru, kerjasama dengan Sekretariat KPU Banjarbaru menjadi kunci agar lembaga dapat berjalan efektif.
Oleh sebab itu, Ia menegaskan pemilihan Ketua Divisi tidak boleh menimbulkan perpecahan.
“Karena menunjukkan sikap kerja, ini mencerminkan kebersamaan bukti kerja. Menjadi ketua harus siap dikritik dan sifatnya kolektif kolegial, ketua hanya sebagai penandatangan dan keputusan pleno yang menentukan,” tegasnya.
Usai prosesi pelantikan, para komisioner langsung menggelar rapat pleno perdana.
Komisioner KPU Banjarbaru sebelumnya, Haris Fadhilah mengaku telah berdiskusi dengan jajaran baru. Ia optimistis pembentukan ketua divisi dilaksanakan secepatnya.
“Saya yakin juga komisioner yang baru ini sudah bisa bekerja, karena berpengalaman juga. Mereka bukan orang baru di kepemiluan, dan tokoh masyarakat Banjarbaru,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris KPU Banjarbaru, Wahyudiansyah memastikan dukungan penuh dari jajaran sekretariat.
“Kita dengan komisioner yang baru akan memberikan dukungan secara administrasi dan teknis, untuk mengawal tahapan yang akan datang,” tutupnya.



