REDAKSI8.COM, BANJARBARU – Harga bahan pokok (bapok) yang lebih terjangkau membuat warga Banjarbaru dan sekitarnya berbondong-bondong mendatangi Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) bersama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).
Sejak pukul 08.30 Wita pagi, antrean panjang terlihat mengular di halaman Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalsel di Jalan Panglima Batur, Banjarbaru, Kamis (25/9/25).

Masyarakat rela mengantre demi mendapatkan sembako dengan harga di bawah pasaran.
Salah satu pengunjung asal Sungai Paring, Wawa mengaku, sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini dengan harga distributor.
“Tadi beli paket sembako seharga Rp53 ribu berisikan telur satu kilogram, gula 1 kilogram dan minyak goreng satu liter,” ucapnya.
Tak hanya sembako, kebutuhan rumah tangga lainnya juga tersedia, seperti gas elpiji 3 kilogram yang disipakan Pemprov Kalsel sekitar 500 tabung dengan harga Rp18.500 per tabung.
“Ya namanya kebutuhan pokok, jadi harapannya kegiatan ini ada terus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan menjelaskan, gerakan pangan murah menjadi langkah nyata untuk menekan lajunya inflasi.
Sehingga program serupa katanya akan terus dilakukan secara berkala. Dengan harapan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
“Nanti selanjutnya hari Minggu ini pasar murah juga akan digelar di Siring Nol Kilometer Banjarmasin,” tutupnya.



