Jumat, 3 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Keputusan WO di KNPI CUP 2025, Karang Taruna B Sebut Panitia Dinilai Tidak Profesional

Dedi Pasaribu by Dedi Pasaribu
8 Agustus 2025
A A
Keputusan WO di KNPI CUP 2025, Karang Taruna B Sebut Panitia Dinilai Tidak Profesional
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

LihatJuga :

Wujud Langkah Mendunia, Rektor ULM Kenalkan Peluang Studi ke Masyarakat Kano Nigeria

Akibat Gangguan Pasokan Listrik, Ketua DPRD Kapuas Minta PLN Berikan Kompensasi atas Pemadaman Listrik

Respons Aspirasi Mahasiswa, PLN UID Kalselteng Targetkan Kelistrikan Pulih Bertahap pada Juli

Soroti Maraknya Pemadaman Listrik, Mahasiswa Minta PLN Benahi Pelayanan dan Beri Kompensasi

REDAKSI8.COM, TAPANULI TENGAH – Panasnya persaingan di lapangan hijau KNPI CUP 2025 berlanjut ke luar arena. Keputusan panitia turnamen yang menyatakan tim Karang Taruna B kalah Walk Out (WO) usai laga melawan Albion 888 FC menuai protes keras. Tim yang semula merayakan kemenangan itu kini merasa dicurangi dan menuding panitia tidak profesional.

Manajer tim Karang Taruna B, Riyadi Putra—yang juga Wakil Ketua Karang Taruna Tapteng mengaku kaget sekaligus kecewa. Menurutnya, kericuhan di pertandingan 6 Agustus lalu bukan sepenuhnya kesalahan timnya. Ia menilai panitia justru gagal memediasi dan mengusut akar masalah sebelum menjatuhkan sanksi berat.

“Kericuhan itu dipicu provokasi, bahkan ada pihak penyelenggara yang masuk ke lapangan dan memegang pemain kami. Aneh, setelah permainan dilanjutkan dan kami menang, malah sore harinya dinyatakan WO. Kalau mau WO, harusnya langsung saat insiden, bukan setelah pertandingan selesai,” tegas Riyadi, Kamis (7/8/2025).

Riyadi menuding keputusan tersebut penuh kejanggalan. Ia menyebut pihak panitia memberi kesempatan penalti setelah laga sempat dihentikan, namun kemudian mengubah hasil akhir dengan dalih kericuhan. “Ini jelas merugikan kami. Apalagi tidak ada berita acara resmi. Dugaan kami, keputusan ini diambil karena tim mereka kalah,” tambahnya.

Dalam surat keputusan yang dikeluarkan DPD KNPI Tapteng bersama panitia dan Askab PSSI, kedua tim Karang Taruna B dan Albion 888 FC, sama-sama dikeluarkan dari kompetisi. Panitia berdalih hal ini mengacu pada kesepakatan Technical Meeting dan regulasi turnamen, tepatnya BAB VIII Pasal 13 serta BAB XII Pasal 17.

Namun, Karang Taruna B menilai alasan tersebut lemah. Ketua Karang Taruna Tapteng, Daniel Lumbatobing, menegaskan WO tidak bisa dijatuhkan sembarangan setelah pertandingan usai, kecuali ada pelanggaran regulasi yang dibuktikan lewat mekanisme resmi. “Harus ada proses peradilan kecil di level turnamen. Kalau tidak objektif, tim berhak ajukan banding,” ujarnya.

Salah satu pemain, Iqbal, juga menguatkan klaim timnya. “Keributan terjadi setelah panitia masuk lapangan dan menggiring pemain kami. Dari situlah suasana memanas,” katanya.

Di sisi lain, Sekretaris DPD KNPI Tapteng, Raju Firmanda Hutagalung, membantah tudingan sepihak. Ia menegaskan seluruh keputusan diambil sesuai hasil Technical Meeting pada 28 Juli 2025 di Hasian Hotel yang disepakati semua tim, termasuk Karang Taruna B.

Meski demikian, protes Karang Taruna B belum mereda. Mereka berencana melayangkan surat keberatan resmi kepada KNPI Tapteng dan meminta kronologi lengkap serta dasar hukum keputusan WO tersebut. “Kami ingin keadilan. Kalau dibiarkan, ini akan mencoreng sportivitas turnamen,” tutup Riyadi.
Share26Tweet16Send

Related Posts

Wujud Langkah Mendunia, Rektor ULM Kenalkan Peluang Studi ke Masyarakat Kano Nigeria

Wujud Langkah Mendunia, Rektor ULM Kenalkan Peluang Studi ke Masyarakat Kano Nigeria

by Ramadhani MTD.
3 Juli 2026

REDAKSI8.COM, NIGERIA – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) terus memperkuat langkah internasionalisasinya di kancah global. Kali ini, ULM berpartisipasi langsung dalam...

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

Apel Siaga Karhutla 2026 Digelar, Pemkab Banjar Targetkan Penurunan Kebakaran Lahan Hingga 50 Persen

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan...

Sosper DPRD Kalsel di Desa Gunung Batu Jadi Ajang Serap Aspirasi, Warga Usulkan Jalan, PJU Hingga Air Bersih

Reses DPRD Kabupaten Banjar di Desa Gunung Batu, Warga Prioritaskan Jalan, Air Bersih, dan Penerangan Jalan

by Az-Zukhairy
2 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJAR – Berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur, mulai dari kondisi infrastruktur jalan,...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In