Minggu, 12 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Wakil Ketua DPRD Kaltim Kritik Penolakan Penempatan ASN di Wilayah Terpencil

Selma Mela by Selma Mela
30 April 2025
A A
Wakil Ketua DPRD Kaltim Kritik Penolakan Penempatan ASN di Wilayah Terpencil
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, SAMARINDA — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, angkat bicara mengenai maraknya penolakan penempatan tugas oleh sejumlah calon Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ditugaskan ke wilayah terpencil, terutama di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).

Menurut Ekti, fenomena itu menunjukkan adanya kelemahan dalam kesadaran sebagian ASN mengenai makna pengabdian dalam profesi mereka.

Ekti menjelaskan, meskipun penempatan tugas di daerah terpencil mungkin tidak menarik bagi sebagian orang, hal tersebut seharusnya tidak mengurangi semangat pengabdian seorang ASN.

“Ketika seseorang sudah diberikan penempatan di suatu daerah, lalu menolak, bisa jadi mereka merasa ada pilihan lain yang lebih menguntungkan. Namun, ini kembali kepada pribadi masing-masing,” ujarnya.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Ia menekankan, menjadi ASN bukan hanya tentang mencari kenyamanan atau stabilitas finansial semata, tetapi juga tentang kesiapan untuk mengabdi di mana pun negara membutuhkan.

“Menjadi ASN itu bukan hanya soal gaji. Ada sumpah jabatan yang harus dipegang dengan teguh. Intinya adalah kemauan untuk membangun dan mengabdi, tanpa memandang di mana pun tempatnya,” tegas Ekti dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Ekti mengungkapkan kekhawatirannya terkait kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal di Mahulu. Ia menyatakan bahwa minimnya SDM yang berkualitas di daerah tersebut menjadi salah satu alasan utama pemerintah harus merekrut ASN dari luar daerah, meskipun ASN dari luar belum tentu bersedia untuk ditempatkan di daerah yang masih sangat terpencil.

“Kalau SDM di Mahulu sendiri sudah siap, kita tidak perlu lagi mendatangkan orang dari luar daerah. Namun, kenyataannya, kondisi SDM di Mahulu saat ini masih belum ideal untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan daerah,” jelasnya.

Ekti kemudian mengusulkan pemerintah daerah mengambil langkah serius untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal, dengan fokus pada pendidikan dan pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Ia percaya, dengan pendidikan yang tepat, generasi muda di Mahulu bisa diharapkan untuk mengisi posisi-posisi penting yang selama ini terpaksa diisi oleh ASN dari luar.

“Harus ada terobosan nyata dalam hal ini. Investasi dalam sektor pendidikan sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak di Mahulu dapat mengisi posisi strategis di daerah mereka sendiri, tanpa perlu bergantung pada ASN dari luar,” tambah Ekti.

Sebagai salah satu tokoh yang aktif mengawasi kebijakan di daerah, Ekti berharap pemerintah daerah lebih serius dalam merancang kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Mahulu dan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda lokal untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah mereka.

“Pendidikan adalah kunci untuk kemajuan daerah. Kita harus memastikan bahwa anak-anak Mahulu memiliki kesempatan untuk berkembang dan memimpin di kampung halaman mereka,” pungkas Ekti.

Share26Tweet16Send

Related Posts

LGBTQ Jadi Ancaman Negara Sudah Masuk Perpres

LGBTQ Jadi Ancaman Negara Sudah Masuk Perpres

by angga sasmita
11 Juli 2026

REDAKSI8.COM, NASIONAL - Penomena perilaku menyimpang Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, and Queer (LGBTQ) yang melanggar norma-norma Agama dan meresahkan tatanan...

Maknai Muharram, YBM PLN Berbagi Kado Kebahagiaan untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kuala Kapuas

Maknai Muharram, YBM PLN Berbagi Kado Kebahagiaan untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Kuala Kapuas

by Ramadhani MTD.
9 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) terus menghadirkan kepedulian melalui...

Ketua DPRD Kapuas Dukung Pembangunan Waterfront City

Ketua DPRD Kapuas Dukung Pembangunan Waterfront City

by Frimantir
9 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KUALA KAPUAS - Ketua DPRD Kabupaten Kapuas, Ardiansah menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas dalam...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In