REDAKSI8.COM – Api membakar beberapa ruangan gedung perkantoran administrasi Bandara Syamsudin Noor, sekitar pukul 20.00 WITA akibat korsleting listrik.
Di salah satu ruangan kantor, bahkan masih ada beberapa karyawan yang sibuk menyelesaikan pekerjaannya.
Api semakin membesar lantaran di dalam ruangan tersebut, banyak barang-barang yang mudah terbakar.
Salah satu karyawan kemudian berlari menuju pos AVSEC perkantoran untuk melaporkan kebakaran tersebut. dibantu dengan cahaya lampu dari lampu emergency.

Karyawan yang lain mencoba memadamkan api menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), namun belum maksimal dalam pemadaman api.
Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) begitu crash bell dibunyikan. Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) serta personil bantuan korban kecelakaan dari Upt Damkar Banjarbaru dan Karantina Kesehatan Pelabuhan menangani keadaan darurat tersebut, pemadaman total dan evakuasi korban. Akibat insiden ini, menimbulkan korban sebanyak 5 orang.

Cerita diatas merupakan rangkaian simulasi Fire Building (Hot Drill) yang dilaksanakan di gedung administrasi Bandara Syamsudin Noor, Rabu (26/9/18).
General Manager Bandara Syamsudin Noor Indah Preastuty menyampaikan, simulasi ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi koordinasi, komunikasi, dan komando dari anggota Airport Emergency Committee di wilayah Bandara Syamsudin Noor, dalam penanggulangan keadaan darurat.
“Seluruh rangkaian kegiatan simulasi Fire Building berjalan dengan baik. Semua skenario yang telah disusun oleh panitia berjalan dengan baik. Diharapkan semua personil yang terlibat dapat lebih paham bagaimana menanggulangi ketika keadaan darurat terjadi di Bandara,” terangnya.

Adapun yang terlibat dalam Airport Emergency Committee diantaranya TNI AU Sjamsudin Noor, Polres Banjarbaru, Denzipur 8/GM, DVI Biddokkes Polda Kalsel, Dishub Kota Banjarbaru, Polsek Banjarbaru Barat, SAR Banjarmasin, mitra kerja dan mitra usaha yang ada di lingkungan sekitar Bandara Syamsudin Noor – Banjarmasin.



