Selasa, 28 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Krisis Tenaga Medis di Kalimantan Timur: Mencari Solusi di Tengah Keterbatasan

Selma Mela by Selma Mela
27 April 2025
A A
Krisis Tenaga Medis di Kalimantan Timur: Mencari Solusi di Tengah Keterbatasan
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, SAMARINDA – Di balik kemegahan kekayaan alam Kalimantan Timur, mulai dari batu bara hingga migas, tersimpan sebuah ironi yang tak bisa diabaikan, sektor kesehatan di provinsi ini masih berjuang menghadapi krisis kekurangan tenaga medis yang kronis.

Meski potensi ekonominya luar biasa, realitas di lapangan menunjukkan bahwa layanan kesehatan dasar belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Data yang ada menunjukkan kebutuhan tenaga medis di Kalimantan Timur seharusnya mencapai sekitar 4.000 orang untuk memenuhi standar ideal pelayanan kesehatan.

Sayangnya, hingga kini jumlah yang tersedia baru mencapai sekitar separuh dari kebutuhan tersebut. Kondisi ini menjadi tantangan serius, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat kota.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi tersebut. Dalam berbagai kesempatan, ia menekankan bahwa kondisi di lapangan jauh dari standar pelayanan kesehatan yang ideal.

“Idealnya, satu dokter menangani seribu pasien. Tapi realitasnya di Kalimantan Timur masih sangat jauh dari itu. Kita sangat kekurangan tenaga medis, dan ini berdampak langsung pada aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” tutur Andi dengan nada prihatin.

Kekurangan tenaga medis ini bukan hanya menjadi masalah di atas kertas, melainkan berdampak nyata terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

Banyak ibu hamil di pedalaman yang harus menempuh perjalanan belasan kilometer hanya untuk mendapatkan layanan persalinan, sementara pasien-pasien lansia harus bersabar menunggu karena dokter di puskesmas daerah hanya datang beberapa kali dalam sebulan.

Melihat kondisi yang cukup memprihatinkan ini, dunia digital mulai menawarkan secercah harapan. Salah satu solusi yang kini mulai digencarkan adalah telemedicine — layanan kesehatan berbasis teknologi informasi yang memungkinkan konsultasi medis dilakukan dari jarak jauh.

Dengan semakin luasnya jangkauan jaringan internet di Kalimantan Timur, inovasi ini dinilai sebagai salah satu langkah taktis untuk mengurangi kesenjangan layanan kesehatan.

Andi Satya memandang positif arah perkembangan ini.

Ia menilai bahwa pemanfaatan telemedicine adalah sebuah kebutuhan mendesak, terutama untuk daerah-daerah yang sulit dijangkau.

“Digitalisasi layanan kesehatan harus kita dorong seoptimal mungkin. Ini sejalan dengan visi pemerintah daerah yang ingin memastikan pelayanan kesehatan bisa merata hingga ke pelosok. Telemedicine bisa menjadi jembatan solusi di tengah kekosongan tenaga medis,” ujarnya.

Meski demikian, Andi menekankan bahwa telemedicine bukanlah solusi permanen.

Menurutnya, solusi jangka panjang harus berakar pada upaya membangun kapasitas tenaga medis dari dalam daerah itu sendiri.

Salah satu langkah strategis yang ia dorong adalah menjalin kemitraan dengan universitas-universitas yang memiliki program studi kedokteran, baik di dalam maupun luar provinsi.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk membuat program kerja sama pengiriman mahasiswa, agar tenaga medis muda bisa ditempatkan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) yang saat ini paling membutuhkan perhatian.

Selain itu, pemberian beasiswa kepada putra-putri daerah menjadi program penting yang perlu diprioritaskan.

“Kita perlu investasi pada generasi muda daerah. Berikan kesempatan mereka untuk menempuh pendidikan di bidang kesehatan, lalu kembalikan mereka untuk mengabdi di tanah kelahiran mereka,” kata Andi menegaskan.

Sebagai tambahan solusi konkret, ia mengusulkan adanya program rotasi tenaga medis dari pusat kota ke wilayah-wilayah pelosok.

Program ini harus disertai dengan pemberian insentif tambahan, baik berupa tunjangan khusus maupun penghargaan profesional, untuk menarik minat tenaga medis agar bersedia bertugas di daerah dengan tantangan geografis tinggi.

Meski jalan yang harus ditempuh masih panjang, optimisme tetap ada. Andi meyakini, dengan kombinasi pendekatan teknologi, investasi sumber daya manusia, dan keberpihakan terhadap wilayah-wilayah tertinggal, Kalimantan Timur mampu memperbaiki kondisi sektor kesehatannya.

Langkah-langkah kecil yang konsisten diambil hari ini diharapkan bisa menjadi lompatan besar menuju masa depan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Bumi Etam.

Share26Tweet17Send

Related Posts

Tujuh Fraksi DPRD Kapuas Sampaikan Pendapat Akhir atas 10 Raperda

Tujuh Fraksi DPRD Kapuas Sampaikan Pendapat Akhir atas 10 Raperda

by Frimantir
23 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KUALA KAPUAS - Tujuh fraksi di DPRD Kabupaten Kapuas menyampaikan pendapat akhir terhadap 10 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam...

DPRD Kapuas Sahkan 9 Raperda, RTRW 2026–2046 Belum Disetujui

DPRD Kapuas Sahkan 9 Raperda, RTRW 2026–2046 Belum Disetujui

by Frimantir
23 Juli 2026

REDAKSI8.COM, KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas menyetujui sembilan dari sepuluh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang...

DPRD Kapuas Melaksanakan Konsultasi dan Koordinasi Dalam Rangka Penyusunan Raperda

DPRD Kapuas Melaksanakan Konsultasi dan Koordinasi Dalam Rangka Penyusunan Raperda

by Frimantir
22 Juli 2026

REDAKSI8.COM, JAKARTA - Wakil Ketua II DPRD Kapuas, Berinto bersama Pansus II DPRD melaksanakan rangkaian kunjungan kerja konsultasi dan koordinasi...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In