Sabtu, 11 Juli 2026
  • Login
  • Register
Redaksi 8
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
Redaksi 8
No Result
View All Result

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Dokter Jangan Hanya Mampir!

Selma Mela by Selma Mela
11 April 2025
A A
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim: Dokter Jangan Hanya Mampir!
Share on FacebookShare on TwitterWhatsapp

REDAKSI8.COM, SAMARINDA – Di tengah euforia pembangunan Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota negara, sebuah realitas yang jauh dari gemerlap megaproyek masih menghantui warga di wilayah pedalaman seperti Mahakam Ulu, Kutai Barat, dan daerah terpencil lainnya.

Layanan kesehatan dasar yang semestinya menjadi hak semua warga negara, justru terasa seperti kemewahan yang sulit dijangkau.

Namun harapan baru muncul dengan diluncurkannya Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) oleh pemerintah pusat. Program ini digadang-gadang sebagai solusi sementara untuk menjangkau masyarakat di titik-titik paling terpencil Kalimantan Timur.

Bagi dr. Andi Satya Adi Saputra, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim sekaligus seorang praktisi medis, program ini bukan hanya langkah darurat, tapi momentum strategis untuk membangun fondasi layanan kesehatan yang lebih adil dan merata.

LihatJuga :

PLN ULP Gambut Akan Lakukan Pengaturan Operasi Kelistrikan Hari Ini, Imbas Kendala Teknis PLTGU

DKP Kalsel Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Nelayan di Muara Kintap Sudah Sesuai Mekanisme

SPBN Muara Kintap Bantah Tuduhan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Menjemput Berkah Lewat Gorengan Seribu Rupiah di Jantung Kota Banjarbaru

“Program ini menjadi kesempatan kita untuk meningkatkan infrastruktur kesehatan yang masih tertinggal,” ujar Andi Satya saat ditemui di Samarinda.

Menurut Andi, kesenjangan layanan kesehatan antara kota besar seperti Samarinda dan Balikpapan dengan daerah-daerah pedalaman masih sangat mencolok.

Ia mengisahkan bagaimana sebagian warga di Mahakam Ulu bahkan belum pernah melihat dokter secara langsung.

“Harapannya, masyarakat di daerah terpencil bisa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang sama baiknya dengan yang ada di Samarinda dan Balikpapan,” tambahnya.

Namun, program pemeriksaan gratis bukanlah jawaban final. Kaltim masih kekurangan sekitar 2.000 dokter, dan distribusi tenaga medis masih jauh dari merata.

Kota-kota besar menjadi pusat penumpukan dokter, sementara desa dan kampung hanya mengandalkan kunjungan berkala dari petugas kesehatan.

“Ini menjadi tantangan besar. Bagaimana caranya kita memenuhi kekurangan dokter dan tenaga kesehatan lainnya, terutama di daerah yang sulit dijangkau,” tutur Andi dengan nada serius.

Butuh Solusi Jangka Panjang: Beasiswa & Sistem Zonasi

Dua fakultas kedokteran di Kaltim—Universitas Mulawarman dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur—menjadi tumpuan. Namun menurut Andi, mengandalkan mereka saja tidak cukup cepat untuk mengejar kebutuhan.

“Kalau hanya mengandalkan dua fakultas itu, kita butuh waktu 10 tahun untuk memenuhi kebutuhan 2000 dokter,” katanya blak-blakan.

Sebagai solusi konkret, ia mendorong kebijakan beasiswa kedokteran bagi putra-putri daerah serta penerapan sistem zonasi penempatan dokter.

Strategi ini dinilai efektif dalam menciptakan keberlanjutan dan komitmen jangka panjang.

“Kalau anak-anak dari pelosok diberi beasiswa, mereka lebih besar kemungkinan untuk kembali dan mengabdi di kampung halamannya,” tutupnya penuh harap.

Di tengah pembangunan fisik yang terus menggerus lanskap Kalimantan, dr. Andi Satya mengingatkan bahwa pembangunan manusia tak boleh tertinggal.

Ia percaya, layanan kesehatan yang merata dan bermartabat adalah syarat utama agar Kalimantan Timur benar-benar siap menjadi pusat pemerintahan dan peradaban baru.

Kini, yang ditunggu adalah komitmen nyata pemerintah, agar kesehatan tidak hanya menjadi bagian dari retorika, tetapi benar-benar menyentuh kehidupan mereka yang selama ini berada di pinggiran.

Share26Tweet16Send

Related Posts

Sistem Interkoneksi Kalimantan Berangsur Normal, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Terus Diperkuat

Sistem Interkoneksi Kalimantan Berangsur Normal, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Terus Diperkuat

by Ramadhani MTD.
11 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - PT PLN (Persero) menyampaikan kondisi Sistem Interkoneksi Kalimantan sekarang telah berangsur normal seiring dengan selesainya proses perbaikan...

Menghadapi Regulasi Baru dan Pengawasan KPK, Administrasi Media Lokal di Banjarbaru Mulai Diperketat

Menghadapi Regulasi Baru dan Pengawasan KPK, Administrasi Media Lokal di Banjarbaru Mulai Diperketat

by Ramadhani MTD.
11 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU — Rencana regulasi baru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta kian ketatnya pengawasan anggaran publikasi oleh Komisi...

Pelayanan Jemaah Umrah di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Akan Terapkan One Stop Service

Pelayanan Jemaah Umrah di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Akan Terapkan One Stop Service

by Irma Dahliana
11 Juli 2026

REDAKSI8.COM, BANJARBARU - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia berencana mengembangkan Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru sebagai pusat layanan...

Load More

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia – Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Pemerintahan
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPR RI
    • dprd balangan
    • DPRD banjarbaru
    • DPRD Kalimantan Timur
    • DPRD Kabupaten Banjar
    • DPRD Kabupaten Kotabaru
    • DPRD Kabupaten Tanah Bumbu
    • DPRD Provinsi Kalimantan Selatan
    • DPRD Kapuas
    • Kapuas
    • Kabupaten Balangan
  • Regional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Hobi
  • Kuliner
  • RBU Group
  • Lainnya
    • Bschool
    • Opini
    • Female
    • Laporan Khusus
    • Legislatif
    • Peristiwa
    • Asal-Usul
    • Budaya
    • Environtment
    • Infrastruktur
    • Kesehatan
    • Layanan Publik
    • Pendidikan
    • Perikanan
    • Perkebunan
    • Pertanian
    • Peternakan
    • Religi
    • Sosial
    • Serba-serbi
    • Teknologi
    • Wisata
  • Login
  • Sign Up

© 2018 PT. Delapan Vilandux Indonesia - Semua Hak Cipta dilindungi Undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In