REDAKSI8.COM, BANJAR – Hamparan sawah Desa Lok Tangga, Kecamatan Karang Intan, menjadi saksi kegembiraan para petani yang menggelar panen raya padi secara serentak, Senin pagi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banjar, Said Idrus Al Habsyi, yang memuji potensi besar Desa Lok Tangga sebagai salah satu lumbung padi andalan Kabupaten Banjar.
Dalam sambutannya, Said Idrus menegaskan pentingnya menjaga dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian, khususnya di desa-desa yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.
“Desa Lok Tangga memiliki potensi luar biasa sebagai lumbung padi. Ini harus kita jaga dan tingkatkan bersama dengan semangat gotong royong dan inovasi,” ujarnya.
Wabup Kabupaten Banjar menyoroti sejumlah tantangan utama yang dihadapi sektor pertanian saat ini, seperti perubahan iklim, keterbatasan lahan, regenerasi petani yang berjalan lambat, serta fluktuasi harga komoditas. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bertransformasi menuju pertanian modern dan berkelanjutan.

“Kita harus mulai memanfaatkan teknologi digital, menerapkan sistem tanam yang ramah lingkungan, serta memperkuat kelembagaan petani agar lebih mandiri dan sejahtera,” tambahnya.

Tak lupa, apresiasi disampaikan kepada para penyuluh pertanian, Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), serta perangkat desa yang terus aktif mendampingi petani dari proses tanam hingga panen.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, memaparkan bahwa panen raya kali ini mencakup luas lahan sekitar 50 hektare di Desa Lok Tangga. Adapun varietas yang ditanam adalah Inpari 42, yang dikenal memiliki potensi hasil tinggi, tahan terhadap kekeringan, dan cocok untuk kondisi iklim yang berubah-ubah.
Warsita menambahkan bahwa target luas tanam Kabupaten Banjar tahun ini sebesar 58.932 hektare, dengan Luas Baku Sawah (LBS) saat ini mencapai 51.415 hektare. Dari lahan tersebut, telah dihasilkan sekitar 147.493 ton gabah, dengan rata-rata produktivitas mencapai 3,62 ton per hektare.
“Kita masih punya ruang besar untuk meningkatkan produksi melalui pengelolaan lahan yang lebih efisien, percepatan masa tanam, dan optimalisasi sistem irigasi,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian secara simbolis kepada Kelompok Tani Usaha Baru, berupa satu unit mesin perontok padi, hand sprayer, serta pestisida. Kegiatan ini semakin semarak dengan adanya kuis berhadiah bagi petani dan warga yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.
Menariknya, panen raya ini juga merupakan bagian dari agenda nasional yang digelar serentak di 14 provinsi, dan terhubung secara virtual bersama Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk memajukan pertanian, panen raya Desa Lok Tangga menjadi bukti bahwa lumbung pangan lokal masih menjadi andalan dalam menjaga kedaulatan pangan daerah.



