REDAKSI8.COM, BANJAR – Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1446 H, harga beberapa komoditas pangan di Pasar Thaibah Martapura mengalami kenaikan, terutama pada cabai.
Tim dari Polres Banjar yang dipimpin Kasat Intelkam AKP Didik Sulistiyanto melakukan monitoring harga dan stok bahan pokok pada Kamis (6/3/2025) pukul 08.00 WITA guna memastikan kestabilan pasokan.
Dari hasil pengecekan, harga cabai merah dan cabai keriting mengalami lonjakan Rp10.000 per kilogram. Harga cabai merah naik dari Rp80.000 menjadi Rp90.000 per kg, begitu pula dengan cabai keriting yang kini mencapai Rp90.000 per kg.
Meski begitu, harga bahan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan ikan masih tergolong stabil. Namun, pasokan sebagian besar kebutuhan pokok di Kabupaten Banjar masih bergantung dari luar daerah.
AKP Didik Sulistiyanto menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk meninjau kestabilan harga dan stok pangan selama Ramadhan serta merumuskan langkah pengendalian harga.
“Saat ini aktivitas jual beli di Pasar Thaibah Martapura masih normal. Namun, diperkirakan transaksi akan meningkat pada pertengahan Ramadhan,” ujarnya.
Monitoring yang berlangsung hingga pukul 08.30 WITA ini berjalan aman dan kondusif. Pemerintah daerah diharapkan terus mengawasi harga serta ketersediaan bahan pokok guna menjaga kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat selama bulan suci.
Tim dari Polres Banjar yang dipimpin Kasat Intelkam AKP Didik Sulistiyanto melakukan monitoring harga dan stok bahan pokok pada Kamis (6/3/2025) pukul 08.00 WITA guna memastikan kestabilan pasokan.
Dari hasil pengecekan, harga cabai merah dan cabai keriting mengalami lonjakan Rp10.000 per kilogram. Harga cabai merah naik dari Rp80.000 menjadi Rp90.000 per kg, begitu pula dengan cabai keriting yang kini mencapai Rp90.000 per kg.
Meski begitu, harga bahan pokok lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, daging, dan ikan masih tergolong stabil. Namun, pasokan sebagian besar kebutuhan pokok di Kabupaten Banjar masih bergantung dari luar daerah.
AKP Didik Sulistiyanto menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk meninjau kestabilan harga dan stok pangan selama Ramadhan serta merumuskan langkah pengendalian harga.
“Saat ini aktivitas jual beli di Pasar Thaibah Martapura masih normal. Namun, diperkirakan transaksi akan meningkat pada pertengahan Ramadhan,” ujarnya.
Monitoring yang berlangsung hingga pukul 08.30 WITA ini berjalan aman dan kondusif. Pemerintah daerah diharapkan terus mengawasi harga serta ketersediaan bahan pokok guna menjaga kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat selama bulan suci.



