REDAKSI8.COM-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi saat musim kemarau dibeberapa wilayah di Kalimantan Selatan, tak terkecuali Kabupaten Banjar membuat Badan Penanggulanagn Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar terus siaga.
Satgas Kahutla Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Banjar dengan cepat merespon lokasi titik api yang telah membakar lahan, seperti yang terjadi di desa Tungkaran Kecamatan Martapura, Selasa (28/8/2018), api yang sudah sempat menyebar dan langsung dipadamkan oleh srikandi kahutla yang berada di posko Desa Tukaran.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Banjar Ricky Ferdianto mengatakan saat ini sudah 185 H lahan di Kabupaten Banjar yang terbakar, yang tersebar di Kecamatan Beruntung Baru, Martapura Barat, Sungai Tabuk dan Gambut.
“Untuk kebakaran yang sering terjadi daerah Desa Tukaran Belakang Makam Datu Bagul. Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar terus dilakukan dengan mendirikan posko-posko pencegahan karhutla yang disebar di Kecamatan-kecamatan yang dianggap bisa menimbulkan kebakaran lahan. Setiap posko tersebut terdiri dari 6 orang yang selalu siap siaga apabila muncul titik api yang membakar lahan.” Jelasnya
Dia menambahkan, BPBD Kabupaten Banjar juga mempunyai srikandi Karhutla yang selalu siap dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Banjar. Saat ini BPBD untuk menangani kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menggunakan jalur darat, tetapi juga melalui jalur sungai dengan perahu yang dimiliki oleh BPBD Kabupaten Banjar dengan harapan agar bisa menjangkau titik-titik api yang sulit terjangkau apabila menggunakan jalur darat.” Tambahnya
Dia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat jangan membuka lahan pertanian dengan cara membakar karena efek dari pembakaran dapat menjadi asap yang merugikan semua orang mengakibatkan tergangunya transportasi udara, laut bahkan darat. Untuk segi kesehatan juga dapat menimbulkan penyakit ISPA.” Tambahnya lagi



