REDAKSI8.COM – Program penghapusan 1000 jamban apung di seluruh bantaran Sungai Martapura, yang menjadi salah satu program andalan untuk mencapai Visi Misi Bupati Banjar KH Khalilurrahman, yakni, menuju Kabupaten Banjar yang sejahtera dan barokah semakin terpampang jelas.
Hal tersebut terbukti saat penyerahan penghargaan kepada seluruh Kepala Desa oleh Bupati Banjar yang berhasil menghentikan masyarakatnya buang air besar sembarangan (SBS), seperti Desa Mekar Kecamatan Kecamatan Martapura Timur, Desa Pekauman Ulu Kecamatan Martapura Kota dan Desa Awang Bangkal Barat Kecamatan Karang Intan, saat peringatan Hari Jadi Kalsel ke 68, Hari Jadi Kabupaten Banjar ke 68 dan Hari Pramuka ke 57, di Halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar, Senin (14/8). 
Kepala Desa Pekauman Ulu, Zulkipli, sangat berterima kasih dan senang kepada KH Khalilurrahman atas penghargaan yang mendapatinya. Soalnya, bantaran sungai yang masuk ke dalam wilayah desanya, 100 % jamban apung telah berhasil di hapuskan.
“Mudah-mudahan kualitas hidup masyarakat kami sedikit lebih baik,” ujarnya saat diwawancara reporter redaksi8.com usai serah terima penghargaan oleh Bupati Banjar.
Pria yang Akrab disapa Izul tersebut menambahkan, sebagai kawasan bantaran sungai yang menyandang status Ruang Terbuka Hijau (RTH), baik Pemerintah Provinsi maupun Daerah dapat membantu pembuatan siring, terkait wilayah desanya lanjutnya memiliki potensi strategis dalam pengembangan wisata bantaran sungai.
“Di seluruh bantaran sungai martapura, Cuma di Desa kami yang tidak terbangun rumah dan pemukiman di pinggir sungainya,” Terang Izul.
Berdasarkan data yang berhasil di peroleh Redaksi8.com, kurang lebih 600 rumah penduduk bantaran Sungai Martapura yang dulunya menggunakan jamban apung, sekarang sudah memiliki Wc Biofil.



