REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Tidak stabilnya harga ikan yang dirasakan oleh para pembudidaya ikan air tawar di Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, menjadi alasan dan keinginan mereka untuk mendirikan koperasi.
Alasan mendirikan koperasi adalah untuk membina dan mensejahterakan petani atau pelaku usaha budidaya ikan air tawar serta meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitarnya demi mencapai Cindai Alus menjadi kawasan minapolitan sesuai apa yang dirancang oleh pemerintah Kabupaten Banjar.
Koperasi yang diinisiasi oleh H Hasnan Basuki Rahmat bersama warga petani pembudidaya ikan ini diberi nama koperasi Cindai Alus Lestari. Koperasi ini juga membina pelaku usaha perikanan dan meningkatkan kualitas serta taraf hidup masyarakat di desa Cindai Alus.

Seperti yang diungkapkan oleh H Hasnan bahwa alasan-alasan yang sangat mendasar kenapa kita ingin mendirikan koperasi khususnya di desa Cindai Alus Kabupaten Banjar berdasarkan keluhan para pelaku usaha di bidang perikanan.
“Keluhan mereka adalah harga jual produksi ikan yang tidak stabil, kemudian harga jual ikan hasil panen yang tidak sebanding dengan biaya produksi yang mereka keluarkan akibat dipermainkan oleh oknum-oknum pelaku pasar,” ungkapnya. Sabtu (3/2/2024) di kolam pemancingan Al Fatin Cindai Alus Martapura.
Ia menjelaskan, akibat dari permainan oknum oknum pasar, banyak para pembudidaya ikan air tawar merugi dan bahkan mengakibatkan mereka berhenti dari usaha tersebut dan gulung tikar karena tidak ada lagi modal.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Banjar Muryani Hastuti menyambut baik dengan pembentukan koperasi yang dilakukan oleh warga pembudidaya ikan di Cindai Alus.



