REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Banjar tumbuh secara konsisten dan semakin membaik setelah updating sumber data UHH. IPM 2023 mencapai 74,01 atau tumbuh 1,04 persen dibandingkan tahun 2022.
Membaiknya IPM di Kabupaten Banjar tahun 2023 bahwa BPS melakukan updating pada sumber data UHH hasil SP2010 yang diganti dengan hasil Long Form (LF) sensus penduduk 2020 yang lebih terkini dan berdasarkan jumlah sampel yang lebih besar.
Tita Rosy dan Monica Raina dari Badan Pusat Statistik BPS Kabupaten Banjar melakukan pemaparkan terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan dan perubahan metode PDRB pada kegiatan FGD Pemutakhiran Data Perencanaan Pembangunan.
Tita Rosy memaparkan bahwa sesuai dengan updating pada sumber data UHH hasil SP2010 yang diganti dengan hasil Long Form (LF) sensus penduduk 2020 yang lebih terkini dan berdasarkan jumlah sampel yang lebih besar, Selasa (12/12/2023) kemarin.
Monica menambahkan, adapun terkait untuk persentase penduduk miskin sendiri, Kabupaten Banjar pada tahun 2023 terdapat pengurangan kemiskinan sebanyak 1.938 jiwa dibandingkan tahun 2022. Dan pada tahun 2021 sebesar 3,08 persen sudah menurun di tahun 2022 menjadi 2,79 persen.
Pada kegiatan tersebut juga dibahas juga terkait PDRB yang merupakan salah satu aspek dari neraca regional yang menggambarkan nilai tambah dari semua barang dan jasa yang diproduksi di suatu wilayah pada periode tertentu.
Pemaparan yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Banjar tesrebut pada kegiatan FGD Pemutakhiran Data Perencanaan Pembangunan dalam rangka penyusunan Analisis Data dan Informasi Perencanaan Pembanguna yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Banjar.



