REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Kekeringan masih melanda Kabupaten Banjar, jumlah warga yang memerlukan air bersih terus bertambah, dan kekeringan ini sudah dalam 3 bulan terakhir ini.
Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar terus lakukan distribusi air bersih kepada warga hampir satu bulan ini.

Distribusi kali ini langsung dilakukan oleh ketua Tanfidziah PCNU Kabupaten Banjar Ustadz Nuryadi Basri dengan langsung turun kelapangan dengan melihat langsung distribusi yang dilakukan oleh LPBI PCNU Kabupaten Banjar, Sabtu (7/10/2023).
“Kita ingin melihat langsung kondisi warga yang saat ini masih mengalami kekeringan. Kita hari ini diatribusikan kepada warga desa Limamar Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar,” ungkapnya.
Nuryadi di sela sela distribusi air bersih kepada warga sekaligus berbincang bincang kepada warga terkait kondisi desa mereka saat ini yang mengalami kekeringan.
“Warga sangat mengharapkan air bersih untuk keperluan minum dan memasak, air yang ada di sumur mereka tidak bisa digunakan karena kondisi air tidak layak konsumsi,” jelasnya.

Ia berharap kekeringan seperti ini cepat berlalu, sehingga warga tidak kesusahan lagi untuk mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari hari. Saat ini mereka berharap dari distribusi dari pemerintah dan para dermawan.
Ketua LPBI Kabupaten Banjar Ainuddin Azzukhairy mengungkapkan bahwa pihaknya sudah hampir satu bulan ini mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami kekeringan.
“Alhamdulillah kita bisa distribusikan air bersih kepada warga yang disupport oleh PWNU Kalimantan Selatan berupa mobil Hilux untuk mengangkut air menggunakan tandon 1200 liter,” ungkapnya.
Ainuddin menjelaskan bahwa dalam satu hari, bisa mendistribusikan air bersih dalam satu hari itu sekitar 4800 liter sampai 10000 liter air bersih kepada warga.
“Kita biasanya mengantar ke lokasi yang jalannya cukup sempit yang tidak bisa dijangkau oleh truk dari truk tangki BPBD Kabupaten Banjar dan truk tangki dari pemadam kebakaran,” ucapnya.
Selain itu, Ainuddin menambahkan bahwa terkadang kita juga gunakan truk tangki apabila warga yang memerlukan air bersih cukup banyak agar warga kebagian semua air bersihnya.
Adapun desa desa yang menjadi lokasi distribusi air bersih yakni desa Limamar, desa Tambak Danau, desa Kaliukan, desa Pasar Jati, desa Jati Baru, Desa Indrasari, desa Cindai Alus dan beberapa desa lainnya dengan jumlah distribusi diperkirakan hampir ratusan ribu liter air bersih.
Distribusi air bersih tersebut lumayan cukup jauh. Pengambilan air bersih dari salah satu sumur yang ada di Kelurahan Keraton Martapura dan distribusinya kepada warga yang lokasinya di Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar.



