REDAKSI8.COM, Kabupaten Banjar – Wakil Bupati Kabupaten Banjar Said Idrus Al Habsyi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Banjar diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah membuka resmi Diseminasi Audit Kasus Stunting I Kabupaten Banjar Tahun 2023, di Hotel Tree Park Kecamatan Kertak Hanyar, Kamis (11/5/2023) pagi.
Dihadapan 80 orang peserta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah mengatakan, sangat mengapresiasi tim audit kasus stunting beserta tim teknis dan narasumber. Menurutnya, melalui kegiatan ini bisa mengetahui faktor risiko stunting dan kasus yang diaudit dapat sama-sama ditindaklanjuti.

“Kasus yang diaudit kemudian dilakukan intervensi terhadap kasus-kasus risiko stunting, khususnya balita dan kemudian dilakukan evaluasi apakah intervensi tersebut dapat memperbaiki status gizi dan kesehatan,” jelasnya.
Dikatakannya, kasus stunting di Kabupaten Banjar tahun 2021 mencapai 40,2 persen, menjadi tantangan terbesar untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas di Kabupaten Banjar agar penurunan angka stunting tersebut bisa dilakukan.
“Adanya kerjasama semua pihak, melalui kegiatan konvergensi tahun 2022, akhirnya Kabupaten Banjar berhasil menurunkan angka prevalensi stunting. Berdasarkan survei Six Sigma Global Institute (SSGI) mengalami penurunan, dan keadaan stunting di Kabupaten Banjar 26,4 persen,” ungkapnya.
Kepala Dinsos dan P3AP2KB Banjar H Aspihani menjelaskan diseminasi audit stunting ini menyatukan pendapat-pendapat sesuai kegiatan di lapangan sehingga dapat menentukan langkah selanjutnya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Banjar.
“Upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting diantaranya sosialisasi kepada para remaja, monitoring ke desa-desa yang menjadi target dan kerjasama dengan stakeholder melalui program-program,” tutup Aspihani. (Adv)



