REDAKSI8.COM – Terkait dengan soal inflasi, Wakil Walikota Banjarbaru Wartono menyebutkan Kota Banjarbaru masih dalam kondisi zona aman. Namun pemerintah akan tetap harus waspada dan terus bergerak dalam mengendalikan inflasi supaya tidak terlalu berdampak besar terhadap masyarakat.
“Kita akan tetap waspada mengendalikan inflasi supaya tidak terlalu berdampak di masyarakat,” katanya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) mingguan terkait pengendalian inflasi daerah secara virtual di Ruang Tamu Utama Walikota Banjarbaru, Senin (7/11)

Ia merincikan, secara umum angka inflasi di Kota Banjarbaru turun 0,11%. Dimana pada bulan sebelumnya menjadi 4,73%.
Begitupun secara nasional katanya, Indonesia termasuk 10 negara dengan ekonomi terbesar dunia pada tahun 2022.
Berdasarkan data, daerah dengan tingkat inflasi terendah adalah Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Ternate dan Kabupaten Maluku Utara.
Masing-masing dibawah 4% untuk daerah dengan tingkat inflasi tertinggi adalah Kabupaten Bulungan dan Kota Kupang diatas 8%.
Rakor dipimpin langsung oleh Menteri dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri seluruh pimpinan daerah se-Indonesia.
Kota Banjarbaru hadir secara virtual oleh Wakil Walikota Banjarbaru Wartono di dampingi Forkopimnda Banjarbaru, kepala-kepala SKPD, dan intansi terkait program Pengendalian Inflasi Daerah.
Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari Senin dalam rangka evaluasi, mendengarkan arahan, dan intervensi pemerintah pusat terkait inflasi di seluruh daerah Indonesia.



