REDAKSI8.COM – Perbaikan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) terus dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman Dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, dalam satu minggu ada beberapa kali laporan terkait matinya lampu penerangan yang ada di jalan.
Untuk menanggapi laporan tersebut, DPRKPLH Kabupaten Banjar melakukan perbaikan secara bertahap. Selain itu juga melakukan perbaikan lokasi yang rawan dengan kecelakaan dan lainnya.

“Hari ini kita melakukan perbaikan di empat lokasi yang berada di beberapa Kecamatan di Kabupaten Banjar dengan jumlah yang dilakukan perbaikan adalah 170 titik,” ungkap Eddy Rakhman Staf Bagian Pemelihara PJU DPRKPLH Kabupaten Banjar, Minggu (5/6/2022) sore kemarin.
Adapun lampu yang di dilakukan perbaikan dengan di ganti bola lampu yang mengalami kerusakan berupa mati bola lampunya dengan jumlah Box kwh meter sebanyak 5 buah.
Untuk lokasi perbaikan yang dilakukan oleh DPRKPLH hari ini yakni daerah bagian atas dari Kabupaten Banjar yakni seperti Kecamatan Mataraman Kecamatan Sambung Makmur dan sekitarnya.
“Yang kita lakukan perbaikan adalah PJU yang berada di Jalan Ahmad Yani di Kecamatan Mataraman dengan jumlah 60 titik, PJU daerah Batu Balian dengan jumlah 70 titik, PJU Sungai Lulur Kecamatan Sambung Makmur dengan jumlah 35 titik dan PJU Madurejo Sambung Makmur dengan jumlah 38 titik,” tuturnya
Adapun terkait bola lampu PJU yang mati akibat sudah lama dan yang sering terjadi mati akibat terkena petir. Untuk perbaikan sendiri hanya bisa dilakukan secara bergiliran mengingat dana peliharaan cukup minum.
“Kita lakukan perbaikan secara bertahap, dalam satu tahun itu perbaikan ini hanya bisa dilakukan satu kali, tetapi kalau dana masih ada tersisa baru kita lakukan perbaikan di daerah yang sudah diperbaiki kalau ada laporan kerusakan,” ucap Eddy Rakhman
Kepala Seksi Keterpaduan Prasarana Sarana Dan Utilitas Umum Permukiman Siti Rhofiah mengungkapkan untuk tahun 2022, dari awal tahun sudah ada 60 laporan yang masuk, itu yang kita anggap resmi, tetapi laporan lewat WhatsApp, lewat telpon dan lewat aplikasi laporan Kominfo Kabupaten Banjar juga banyak dan juga kita tanggapi.
“Dari semua laporan tersebut Alhamdulillah sudah 80 persen lebih bisa kita respon dan dilakukan perbaikan, tetapi kalau sudah kita perbaiki dan setelah itu ada lagi kerusakan maka sementara kita tampung agar semua daerah kebagian perbaikan,” tuturnya
Ia menjelaskan, bahwa kita melakukan perbaikan secara bergantian, mengingat anggaran yang cukup minim, kita tahun ini hanya dapat 500 juta untuk pemeliharaan berupa perbaikan dan penggantian bola lampu yang mati.
“Contoh, di Martapura Barat sudah ada kita lakukan perbaikan belum lama tadi, terus ada lagi laporan lampu ada yang mati, jadi terpaksa sementara kita tampung dulu, kecuali ada dana lebih baru kita lakukan perbaikan,” tambahnya
Selain itu, menurut Siti Rhofiah, dalam setahun ada beberapa skala prioritas yang tentunya perlu dilakukan, misalnya pelaksanan MTQ, maka itu mau tidak mau harus kita perbaiki walau ada yang titik yang mati setelah lokasi tersebut ada perbaikan, lokasi rawan kejahatan dan kecelakaan.



