REDAKSI8.COM – Dalam rangka momentum hari besar Islam yakni peringatan Isra dan Mi’raj nya Baginda Nabi Besar Muhammad SAW yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Banjar bagaimana untuk napak tilas terkait perjuangan Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, Senin (28/2/2022).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris PCNU Kabupaten Banjar Muhammad Zaini, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Banjar Habib Ali Husein Al Idrus, Kabid Pemuda Dinas Kebudayan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar.

Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar Muhammad S Rifqi mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar2nya kepada Sahabat2 Ansor- Banser sekalian atas kehadirannya, kegiatan kita hari ini selain untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW juga untuk memperingati Haul Muassis Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (KH.Abdul Qodir Hassan dan Abah Guru Sekumpul yang ke-17.
Pada kegiatan tersebut, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar juga mengingatkan Ansor-Banser adalah Organisasi Gerakan, yang bergerak dalam SATU KOMANDO, jangan sampai kader Ansor-Banser Latah atau Ikut-ikutan Terpancing, dengan Isu-Isu yang tidak jelas, apalagi menyangkut Pimpinan kita.
“Saya mengingatkan terkait maraknya pemberitaan tentang Pernyataan Gus Yaqut (Ketua kita) terkait Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 Tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara Masjid atau Mushalla, yang oleh segelintir orang atau kelompok lain, di plintir dengan Larangan Adzan dan Menyamakan Adzan dengan Lolongan Anjing, ITU Jelas Tidak Benar dan Fitnah,” ungkapnya
Ia menambahkan bahwa sudah saatnya kita sebagai Kader Ansor-Banser ikut menjaga dan membantu, karena apa, karena kita yakin komitmen yang dibuat Gus Yaqut dengan kita itu sama, perjuangan kita sama, dan kita itu satu komando dalam menghadapi mereka, yang tidak suka dengan NKRI dan NU. Sahabat2 Jangan diam saja, mari berdiri Bersama membela Gus Yaqut, Kenapa, karena kita punya cita-cita yang sama, untuk menjaga dan merawat NU dalam bingkai NKRI.
“Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan, kita sudah memasuki proses reorganisasi ini, selama 2 tahun ke Pengurusan kami 2019-2022 tentunya banyak tantangan yang dihadapi, baik internal mau eksternal, apalagi wabah Covid 19 membuat kita terbatas dalam segala aktifitas, yang menuntut kita agar lebih kreatif dalam menjalankan roda organisasi dan kehidupan.
Karena tantangan kita lainnya, tentunya adalah masa atau usia para pengurus GP Ansor ini, adalah generasi yang harus berpikir 2 hal, antara Gerakan Organisasi dan kemandirian ekonomi dalam rumah tangga, sahabat sahabat semua harus mampu, membagi waktu, antara menjalankan kewajiban dalam keluarga dan kewajiban menjalankan organisasi,” tuturnya
“Hari ini kita juga dituntut berperan aktif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita, Terhadap Agama, juga terhadap Bangsa ini. Karena ke depan banyak hal yang harus kita persiapkan dan perbaiki lagi di Kepengurusan Cabang GP Ansor Kabupaten Banjar seperti MDS Rijalul Ansor, Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR), Lembaga Bantuan Hukum Ansor, Banser Siaga Bencana (BAGANA), Banser Lalu Lintas (Balantas), Amal Usaha (yang produktif) untuk Kemandirian Kader, Pembentukan PAC di 20 Anak Cabang atau Kecamatan,” tambahnya
“Untuk itu kami mengharapkan, bantuan dan peran aktif dari Sahabat Sahabat semua, karena di Tahun 2022 ini, hendaknya benar-benar dijadikan Tahun pengabdian bagi kita semua, karena di 2023-2024 itu sudah memasuki tahun tahun Politik, Tentunya bagi Sahabat sahabat yang ingin memperluas pengabdiannya di
Pemerintahan, Silahkan mari kita atur strategi Bersama, siapa dan dimana nanti ditempatkan, apakah KPU atau Bawaslu, PPK/Panwascam atau Partai Politik, silahkan kita tingkatkan kapasitas diri kita masing masing dengan tujuan akhir untuk kemajuan Nahdlatul Ulama dan Bangsa kita, aamiin,” tuturnya


