REDAKSI8.COM – Keberadaan ular kobra disalah satu rumah warga bernama Nur Rahman di Desa Pekauman Ulu Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan membuat tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertolongan (DPKP) Kabupaten Banjar turun untuk melakukan penangkapan.
Ular kobra atau dengan nama latinnya Naja Sputatrix yang terkenal dengan racunnya yang ganas dengan ukuran hampir lebih dari 1 meter tersebut bisa ditangkap dengan cepat dan tidak menimbulkan adanya korban akibat ular tersebut masuk rumah.

“Kita mendapat informasi dari warga yang langsung menghubungi salah satu anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Pertolongan Kabupaten Banjar sekitar jam 20.52 wita dengan lokasi di Jalan Belahan RT 2 Desa Pekauman Ulu,” tutur Kepala Seksi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Evakuasi Gusti Yudhi, Selasa (15/2/2022) malam.
Gusti Yudhi menjelaskan bahwa menurut info bahwa saat anak penghuni rumah mau ke dapur, melihat satu ekor ular kobra merayap di lantai dan langsung menghubungi petugas teknis DPKP Kabupaten Banjar.
Setelah info masuk kita langsung meluncurkan anggota untuk menangkap ular tersebut, DPKP Kabupaten Banjar menurunkan regu 1 tim Animal Rescue dengan anggota 3 orang yang berpengalaman dan sudah terlatih untuk melakukan penangkapan terhadap binatang buas.
“Setelah anggota sampai dan mencari keberadaan ular tersebut dan ular tersebut berada di tumpukan gas elpiji dan langsung melakukan penangkapan. Tidak memakan waktu lama, ular tersebut dapat ditangkap dan dimasukan kedalam wadah dan nantinya akan kita dilepasliarkan jauh dari pemukiman warga,” ungkapnya
Gusti Yudhi menjelaskan bahwa salah satu faktornya ular masuk rumah adalah ular tersebut sedang mencari mangsa seperti tikus, sehingga setiap kali selesai penanganan kami biasa memberikan sedikit edukasi dan tips agar ular tidak lagi masuk rumah.
Edukasi yang diberikan kepada warga diantaranya adalah memperhatikan lingkungan dalam rumah agar tidak ada celah atau lubang yang bisa di akses ular dari luar untuk masuk kerumah, kalo ada celah agar ditutup rapat, celah antara daun pintu rumah dengan lantai dibuat rapat atau bisa di kasih penutup.
Selain itu juga diperhatikan kebersihan rumah agar tikus tidak bersarang di rumah, karena keberadaan tikus dirumah akan memicu ular masuk mencari mangsa berupa tikus.
Dahan ranting dan pohon agar tidak terlalu dekat dengan dinding dan atap rumah agar tidak menjadi media atau jalan masuk ular jenis ular yang mampu memanjat seperti ular pucuk atau ular python atau ular sawa dengan cara memanjat naik melalui pohon dahan ranting ke plafon atap rumah dan jendela.
Sebagai antisipasi di sekitar bagian rumah yang disinyalir menjadi celah masuk agar di semprot dengan cairan racun nyamuk untuk sementara waktu dan secepatnya upayakan untuk menutup rapat celah yang dicurigai dapat jadi akses masuk bagi ular.



