REDAKSI8.COM – Kepala Bidang Sarana dan Utilitas Dinas Perumahan dan Pemukiman, Sartono membenarkan, fasilitas umum (Fasum) milik pihaknya ikut tergerus akibat ambrukan siring eksisting yang terletak di bantaran Sungai Kemuning samping Jembatan Kembar Jalan Mistar Cokro Kusumo, Kelurahan Sungai Besar, Kota Banjarbaru.
Adapun Fasum yang dimaksud berupa dua buah tiang lampu taman dan bola hiasan taman berwarna. Ia merincikan, panjang ambrukan siring eksisting tersebut kurang lebih 15 sampai 20 meter.
“Yang jelas bukan Perkim yang membangun ya. Kalau lampu taman dan bola hiasan itu milik kita,” ungkapnya saat ditemui Redaksi8.com, Rabu (2/2).
Terkait ambrukan itu pihaknya sudah melakukan pembersihan secara gotong royong bersama warga setempat. Baginya, kerusakan yang mengenai Fasum pihaknya tidak begitu parah sehingga perbaikan taman di lokasi itu hanya menggunkan fasilitas yang tersedia di Dinas Perkim.
“Kita tidak ada dana pemeliharaan. Yang pasti dibersihkan dulu,” ujarnya.
Pihak Dinas Perkim hari ini Kamis (3/2) oleh Bidang Sarana dan Utilitas bersama warga setempat membersihkan sisa-sisa reruntuhan itu.
Diketahui, pembangunan kawasan taman di area bantaran Sungai Kemuning tersebut menggunakan dana APBD tahun anggaran 2021 berdasarkan atas usulan warga setempat. Ukuran panjang taman yang diolah Sekitar 50 meter.
Sebelumnya, menurut warga setempat ambruknya sebagian kecil fasum tersebut lantaran terkena reruntuhan pondasi bangunan rumah milik warga yang posisinya berada di atasnya.
Warga setempat Seno menceritakan, ambruknya pondasi rumah warga disana karena tidak mampu menahan hujan lebat yang terjadi pada Senin (31/1).
Diantara Fasum tersebut terdapat 2 tiang lampu taman baru.
“Ada dua tiang lampu taman yang rusak akibat masalah itu,” ungkapnya, Selasa (1/2)



