REDAKSI8.COM – Dalam rangka memaknai Hari Batik Nasional, Pemerintah Kota Banjarbaru membuka pelatihan menyirang di Halaman Cafe SETARA, Jl. RP Soeparto No. 2 RT.04/RW.05 Loktabat Utara Kec. Banjarbaru Utara, Sabtu (2/10).
Selain memaknai Hari Batik Nasional bagi Asisisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Kota Banjarbaru, Puspa Kencana, juga sebagai salah satu upaya pengembangan sektor UMKM Banjarbaru untuk memacu semangat berkarya dan berkreasi menciptakan produk yang bernilai seni sekaligus bernilai jual tinggi.

“Tentu semua patut menyambut baik dan memberikan apresiasi positif dengan diadakannya pelatihan menyirang pada hari ini,” ujarnya.
“Karena kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat dalam memfasilitasi potensi yang dimiliki umkm kita serta untuk perkembangan produk unggulan daerah kita ini ke depan,” sambungnya.
Menurutnya, kain sasirangan adalah kain khas daerah yang harus dilestarikan dan dibudayakan di tengah masyarakat yang notabennya sebagai identitas budaya daerah dari waktu ke waktu dan dari generasi ke generasi.
“Seiring dengan perkembangan tren fashion, kita sah-sah saja mengkreasikan kain sasirangan dalam berbagai model disain sehingga tampil modern namun tetap bercita rasa lokal,” tuturnya.
Selain kain sasirangan Ia ingin produk-produk unggulan daerah yang lain di masa mendatang mampu bersaing di pasar lokal, nasional atau bahkan internasional. Namun sebelumnya harus memprioritaskan kualitas, kuantitas dan kontinuitas.
Melalui pelatihan ini diharapkan pengalaman dan pemahaman akan bertambah, dan para perajin sasirangan dapat meningkatkan kualitas produksi dalam rangka menumbuhkembangkan khasanah budaya lokal.
“Sehingga selain dapat menambah kekayaan dan keragaman kebudayaan indonesia, juga dapat ikut memberdayakan perekonomian masyarakat,” menurutnya
“Semoga segala daya upaya kita selama ini untuk menumbuhkembangkan perekonomian dan taraf kehidupan masyarakat membawa hasil yang positif,” tambahnya.
Pada kesempatan itu Ketua PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin memberikan arahan serta motivasinya kepada kaum millenial agar dapat terus berkarya, bisa menciptakan ide-ide sesuai dengan tren yang kekinian.
“Jangan mudah patah semangat untuk terus maju,” ucap Vivi.



