REDAKSI8.COM – Dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Banjar ke 71 tahun 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjar menggelar rapat paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar lantai 2, Sabtu (14/8/2021) siang.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rofiqi didampingi oleh wakil Agus Maula dan dihadiri oleh Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur beserta wakil Bupati Kabupaten Banjar Said Idrus Al Habsyi dan anggota DPRD Kabupaten Banjar juga dihadiri forkopimda, kepala SKPD lingkup kabupaten Banjar serta lurah.
Rapat paripurna diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan diteruskan dengan pembukaan rapat paripurna yang dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Banjar Muhammad Rafiqi dan diteruskan dengan pembacaan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Banjar yang disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Banjar Nurahdiat.
Selanjutnya diteruskan sambutan oleh Bupati Kabupaten Banjar Saidi Mansyur, dalam sambutannya, Saidi mansyur menuturkan bahwa Sidang Paripurna Istimewa Dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Ke-71 Kabupaten Banjar Tahun 2021”. Semoga kegiatan kita pada hari ini, mendapat berkah dan ridho dari Allah SWT.
Sholawat dan salam kita haturkan kepada nabi besar Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat dan pengikut beliau yang tetap istiqomah menjalankan sunnahnya, ila yaumil akhir.
Acara Hari Jadi Kabupaten Banjar kali ini, diselenggarakan di tengah-tengah bencana nasional non alam, yang menimpa negeri ini, yang disebabkan wabah virus covid-19, mari kita sama-sama berharap dan bertawakal kepada Allah SWT, agar bencana ini cepat berlalu, dan negeri kita khususnya daerah Kabupaten Banjar, dapat melewati dampak virus covid-19 ini.
Selanjutnya ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi– tingginya, kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, yang berkenan memberikan kesempatan kepada kami, untuk menyampaikan pidato dalam rangka Hari Jadi ke- 71 Kabupaten Banjar Tahun 2021, dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Banjar.
Tahun 2021 merupakan tahun transisi antara periode kepemimpinan terdahulu dengan kepemimpinan periode sekarang, kurun waktu 5 tahun yang lalu sudah cukup banyak pembangunan yg dilakukan oleh Bupati terdahulu, tetapi beberapa persoalan masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita bersama, untuk itu masih diperlukan kerja keras dan kerja bersama dalam rangka mengatasi persoalan-persoalan di Kabupaten Banjar ini.
Untuk kurun waktu 5 tahun kedepan, visi dan misi sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah secara holistik dan terintegrasi, yaitu : “Terwujudnya Kabupaten Banjar yang Maju ,Mandiri, dan Agamis” yang dijabarkan dalam 5 (lima) misi pembangunan, yaitu Peningkatan kualitas hidup dan kualitas sumber daya manusia, Peningkatan ekonomi yang berkualitas berbasis kerakyatan dan pemerataan pembangunan daerah yang berkeadilan.
Pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan, Penyelenggaraan pemerintahan yang amanah, baik, bersih dan efektif, Penguatan karakter masyarakat yang religius, berakhlak baik dan berkepribadian luhur, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang tertib, aman, dan demokratis.
Untuk mewujudkan visi-misi tersebut maka dilaksanakan beberapa program aksi yg akan dimulai pada Perubahan APBD Tahun 2021 ini, di antara program aksi tersebut antara lain Penguatan usaha permodalan dan pinjaman dengan bunga 0 persen.Bantuan prasarana dan sarana usaha peternakan berupa perencanaan pembangunan pasar hewan. Pembangunan Plaza Pelayanan Publik di Kecamatan Simpang Empat
Di usianya ke-71 tahun ini, Kabupaten Banjar telah merencanakan pembangunan berkelanjutan, yakni pembenahan dan percepatan pembangunan fisik, beberapa diantaranya kini sudah sedang dan akan dalam tahap pengerjaan, diantaranya yaitu : Pembangunan akses jalan poros Desa Guntung Ujung Kecamatan Gambut. Pemeliharaan berkala ruas jalan : Menteri 4 Kecamatan Martapura, Handil Asang – Handil Manarap Baru Kecamatan Kertak Hanyar.
Peningkatan struktur ruas jalan : Cabi – Bumi Rata Kecamatan Simpang Empat, Tungkap – Limau Marat Kecamatan Simpang Empat, Handil Kelua – Manarap Baru Kecamatan Kertak Hanyar, Pelebaran jalan : Simpang 4 Mandiangin Kecamatan Karang Intan. Rekonstruksi jembatan : Desa Mekar Sari Kecamatan Tatah Makmur,
Pembangunan jembatan : Handil Baru Kecamatan Aluh-Aluh. Rehabilitasi jembatan : jembatan ulin menjadi permanen di Sungai Jaring Desa Sungai Raya dan Desa Sungai Langsat Kecamatan Simpang Empat, Desa Ati’im, Desa Mangkauk, dan Desa Lobang Baru Kecamatan Pengaron, Desa Baru Kecamatan Mataraman dan Desa Kuin Besar Kecamatan Aluh-Aluh.
Perbaikan jembatan : Desa Melayu dan Desa Melayu Ilir Kecamatan Martapura Timur, Desa Pasar Baru Kecamatan Sambung Makmur dan Jembatan Gantung Desa Mandikapau Timur Kecamatan Karang Intan.
Kemudian juga dilakukan pembangunan saluran drainase sepanjang 2000 meter dan saat ini kondisi jalan kabupaten dengan kondisi mantap sampai dengan tahun 2020 sebesar 74,40 %.
Pada urusan kesehatan antara lain ; relokasi puskesmas sambung makmur di Kecamatan Sambung Makmur, pembangunan rumah dinas puskesmas Sungai Pinang, pembangunan instalasi pengolah air limbah (IPAL) pada 5 puskesmas, yaitu puskesmas Beruntung Baru, puskesmas Sungai Tabuk, puskesmas Martapura Timur, puskesmas Sungai Pinang dan puskesmas Simpang Empat. Dalam rangka menjaga ketersediaan pangan, juga akan dilakukan pembangunan lumbung pangan masyarakat di Desa Terapu dan Desa Danau Salak.
Pada urusan pendidikan antara lain, dilakukan pembangunan gedung sekolah SDN Sungai Lulut 3, pembangunan ruang kelas baru pada + 10 sekolah, diantaranya SMPN 2 Martapura, SMPN 4 Sungai Tabuk, SDN Gudang Hirang 4, SDN Panyiuran, SDN Sungkai Baru, selain itu juga diadakan rehabilitasi berat dan ringan PAUD, SD dan SMP sebanyak ± 50 sekolah, pembangunan sarana prasarana utilitas sebanyak ± 20 sekolah.
Untuk program penghapusan jamban apung, pada tahun 2021 program ini direncanakan mencapai target sebagaimana yang telah ditetapkan, yaitu penghapusan jamban apung sebanyak 1000 buah, tetapi dalam rangka peningkatan kualitas sanitasi masyarakat program ini akan tetap dilaksanakan berkolaborasi dengan dana DAK dan dana desa. Selain itu akan dilaksanakan penataan kawasan kumuh di kawasan air santri dan penataan kawasan wisata religius Sekumpul Martapura.
Pada tahun 2021 ini juga akan dilaksanakan penyediaan air siap minum di Masjid Agung Al Karomah Martapura dan Sebagai lanjutan inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan publik akan dilakukan penambahan fasilitas pengunjung pada “Mall Pelayanan Publik”.
Secara makro indikator perekonomian Kabupaten Banjar mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. pada tahun 2016, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banjar sebesar 4,7% dan mengalami penurunan di tahun berikutnya yaitu 4,66%. namun pada tahun 2018, pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 5,01% dan pada tahun 2019 kembali mengalami penurunan menjadi 4,52%.
selama pandemi covid-19 pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banjar mengalami perlambatan sehingga bertumbuh negatif yaitu di angka -1,96%, namun hal ini lebih baik jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar -2,07%. pada tahun 2021, perekonomian di Kabupaten Banjar diperkirakan akan lebih tinggi dari tahun 2020 dengan adanya program vaksinasi covid-19 dan mendorong kinerja konsumsi, investasi dan ekspor
Selain itu, pada tahun 2020 persentase penduduk miskin Kabupaten Banjar sebesar 2,55%. angka persentase penduduk miskin ini merupakan angka yang paling rendah di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Secara umum Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banjar terus mengalami peningkatan selama lima tahun terakhir. tahun 2018, angka IPM Kabupaten Banjar sebesar 68,32 dan mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan sebesar 0,62 point menjadi 68,94 pada tahun 2019.
Selanjutnya pada tahun 2020, IPM Kabupaten Banjar kembali meningkat menjadi 69,18. Secara peringkat, Kabupaten Banjar terus mengalami kenaikan peringkat setiap tahunnya, tahun 2018 peringkat Kabupaten Banjar berada pada peringkat 9 dan saat ini, peringkat IPM Kabupaten Banjar meningkat menjadi 7 dari sebelumnya tahun 2019 berada pada peringkat 8, diharapkan beberapa tahun ke depan, IPM Kabupaten Banjar dapat menyamai IPM Provinsi Kalimantan Selatan.



