REDAKSI8.COM – Di hari ketiga pelatihan untuk meningkatkan kemampuan Satkowil, Koramil Model 1006-12/Liang Anggang, Ster Rem 101/ Antasari selaku penyelenggara terus melakukan pembinaan dan pembelajaran serta pelatihan teknis dan taktis Teritorial.
“Pasi Komsos Ster Rem 101/ Antasari Kapten Inf Kurmanto mewakili Kasiter Korem 101/ Antasari saat meninjau langsung kegiatan pemberdayaan koramil model Kodim 1006/ Banjar mengatakan bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan Lancar.

“Jadwal kegiatan terencana juga tersusun dan terprogram dengan baik. Para Danramil jajaran Kodim 1006/ Banjar menjadi pendukung dan pemberi materi mempunyai kemampuan sebagai gumil mereka juga diminta konsep dan sebelum tampil,” ungkapnya, Rabu (16/6/2021)
Kapten Inf Kurmanto menjelaskan bahwa sudah melihat para Babinsa yang mempunyai kemampuan teritorial terus diasah dan diberikan wawasan dibekali Ilmu dan juga harus mampu berimprovisasi diwilayah bersama aparat dan masyarakat.
Tak hanya mampu dan menguasai wilayah, Para Babinsa yang mengikuti program pemberdayaan Koramil Model, mulai bangun pagi senam, makan pagi, apel pagi hingga menerima pelajaran dan dilanjutkan kegiatan malam hari semua dilakukan ini tak lain aturan dan jadwal juga pendisiplinan bagi prajurit.
Sementara itu Dansat pemberdayaan Koramil Model Kapten Inf Edi Supriyadi Danramil 1006-06/ Martapura menuturkan, Danramil diberikan kesempatan untuk memberikan materi dengan tujuan memiliki tugas membina dan mendayagunakan unsur-unsur geografi, demografi dan kondisi sosial menjadi ruang, alat dan kondisi (RAK) juang yang tangguh.
“Agar Babinsa mampu berkomunikasi dengan baik di lingkungan masyarakat guna terwujudnya lingkungan yang aman dan kondusif maka diberikan materi tersebut,” tuturnya
Sementara Materi Ketatalaksanaan Binter dan Permildas, Komsos, dan materi tentang UU NO 3 TA. 2002 disampaikan oleh Kapten Inf Mujiono, Kapten Inf Syafril Anwar, Kapten Cba Teguh Rahnu Asmara.
Babinsa harus memiliki kemampuan komunikasi sosial, Permildas, dengan komponen masyarakat dan aparat pemerintah lainnya, sehingga melalui komunikasi tersebut Babinsa dapat mengajak komponen-komponen yang ada untuk ikut berpartisipasi dalam perencanaan, penyiapan dan apa yang diinginkan oleh pemerintah sebagai program unggulan untuk mensejahterakan masyarakat.



