REDAKSI8.COM – Dalam Rapat Paripurna peringatan Harjad ke 22 Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin menerangkan, makna satu persatu visinya yang berbunyi, ‘Terwujudnya Banjarbaru Juara. Banjarbaru Maju, Agamis, dan Sejahtera’.
Pertama Banjarbaru maju, katanya, merupakan cerminan dari komitmen yang dibangun agar Banjarbaru mempunyai daya saing dengan daerah lainnya melalui pengembangan segala potensi sumber daya, yakni mewujudkan banjarbaru sebagai daerah terdepan di kalimantan selatan, terutama di bidang pendidikan, perdagangan, industri pengolahan dan jasa, pemerintahan dan permukiman.

Banjarbaru agamis sambungnya, dapat dimaknai bahwa masyarakat kota Banjarbaru yang relijius modern adalah salah satu syarat untuk memberikan landasan bagi terbentuknya masyarakat yang bertaqwa, toleran, dan berbudi pekerti luhur.
Sedangkan Banjarbaru sejahtera lebih jauh, sebagai prioritas dalam visi pembangunan kota banjarbaru 2021–2024, yakni sumber daya manusia yang berkualitas, menumbuhkembangkan ekonomi daerah, lingkungan yang sehat, dinamis, dan pemerintahan yang baik.
“Dengan demikian Banjarbaru Juara dimaknai sebagai motivasi dan inspirasi, penyemangat sekaligus pengingat komitmen kita bersama yang diharapkan mampu menumbuhkan daya juang dan daya saing, sehingga Kota Banjarbaru memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif dengan daerah lainnya,” jelasnya dalam rapat di Graha Paripurna Lantai III Gedung DPRD Kota Banjarbaru, Selasa (20/4).
Visi tersebut tuturnya, akan direalisasikan dengan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat yang sejahtera dan berakhlak mulia.
Kemudian, Meningkatkan pembangunan perekonomian daerah yang berkelanjutan dengan kearifan lokal dan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan amanah.
“Dengan visi dan misi ini, Kota Banjarbaru akan tampil menjadi kota pelayanan yang kian prima dengan masyarakat yang kreatif, toleran, berwawasan lingkungan, mandiri dan relijius,” tandasnya.



