REDAKSI8.COM – Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin dan Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru Ermina serta Ketua DWP Kota Banjarbaru Syarifah Mariatul Qiftiah Said Abddullah menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H yang di laksanakan oleh DWP, TP PKK, GOW, Gatriwara Kota Banjarbaru, Jumat (5/3).
Mengusung tema “Mari Kita Tauladani Budi Pekerti dan Akhlakul Karimah Rasulullah Dalam Berkehidupan Sehari-hari” Isra Mi’raj dilaksanakan di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarbaru Syarifah Mariatul Qiftiah Said Abddullah selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H, menyampaikan bahwa acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini dilaksanakan agar bisa mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Kemudianwanita yang juga sebagai Penasehat DWP Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin menyampaikan bahwa pada setiap bulan rajab, bulan yang penuh keberkahan ini, kaum muslimin memperingatinya dengan penuh kekhusyukan.
Karena baginya, pada bulan inilah Isra Nabi Muhammad SAW “diberangkatkan” oleh Allah Swt dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi dan mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu.
“Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “barang siapa yang menjaga shalat, dijadikan baginya cahaya, petunjuk dan keselamatan di hari kiamat.” ujarnya.
“Banyak hal yang dapat kita ambil dari peristiwa menakjubkan Isra’ dan Miraj Nabi Muhammad SAW dan tentu saja dapat menjadi bahan renungan dan pemikiran kita, guna diterapkan dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” sambungnya.
Dengan memperingati Isra Mi’raj ini Ia mengharapkan dapat menauladani budi pekerti serta Akhlakul Karimah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Akhlakul Karimah pada diri Rasulullah SAW wajib kita jadikan suri tauladan bagi umat islam. Sebagaimana disampaikan Allah SWT di dalam Al Qur’an Qs Al-Ahzab: 21: “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak mengingat Allah.”
Selain untuk menyemarakkan syiar islam, Peringatan Isra’ Mi’raj ini juga merupakan upaya untuk memperkokoh keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu Wata’alla.
“Oleh karena itu, sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita semua hendaknya dapat memetik hikmah Isra Mi’raj sebagai upaya pembersihan hati dan kejernihan berpikir, mempererat ukhuwah islamiyah kita, serta memelihara kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat di daerah kita ini,” Ia menjelaskan.
Allah SWT berfirman, “orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan bertaqwalah kepada Allah SWT, supaya kamu mendapat rahmat.” (Al Hujurat: 10).
Vivi Mar’i Zubedi berharap kegiatan keagamaan seperti pada hari ini dapat sering kita laksanakan bersama sama dengan tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat dan harus selalu patuhi bersama-sama dalam masa pandemi covid-19.
Senada, Ustadzah Yulianti Hanifah menerangkan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW yang diberangkatkan oleh Allah Swt dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa, kemudian Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit 7 sampai ke Sidratul Muntaha dan disanalah beliau mendapat perintah dari Allah SWT untuk melaksanakan shalat lima kali sehari.



